oleh

Begini Cara Kerja Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri di Puspemkot

CIPUTAT-Minat masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencetak administrasi kependudukan di Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sangat tinggi. Pada ADM yang berada di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Ciputat setiap harinya dikunjungi 50 hingga 70 orang.

Itu berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel. “Alhamdulillah peminatnya banyak yang datang langsung untuk mencetak dokumen mereka di mesin anjungan itu,” ungkap Dedi Budiawan, kepala Disdukcapil Kota Tangsel.

Dedi Budiawan menjelaskan, bahwa mesin anjungan ini merupakan hadiah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), karena Kota Tangsel menjadi salah satu daerah yang masuk ke dalam 40 terbaik se-Indonesia dalam proses pelayanan dokumen administrasi kependudukan.

”Jadi Disdukcapil nggak beli, ini dikasih sama Kemendagri, dan diletakan di Puspemkot untuk memudahkan masyarakat dalam proses pencetakan dokumen,” ujar Dedi.

Selain di Puspemkot, mesin anjungan ini sudah disiapkan oleh Disdukcapil di beberapa titik. Mesin anjungan ini diketahui sudah memberikan ratusan pelayanan kepada masyarakat. Karena kemudahannya, bahkan Discdukcapil terpaksa membatasi hingga 50 permintaan saja.

Jika dibandingkan dengan beberapa mesin anjungan lain, mesin anjungan yang disediakan di Puspemkot ini memiliki perbedaan. Yaitu adalah proses pendaftarannya dilakukan secara offline. Sehingga memakan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan mesin anjungan lain.

“Kalau online kan bisa 2 sampai dengan 10 menit sudah selesai. Kalau yang di Puspemkot ini offline kan. Jadi bisa membutuhkan waktu lebih dari 10 menit hingga kalau permintaannya membludak bisa sampai satu jam,” ujar mantan kepala Kesbangpolinmas Kota Tangsel ini.

Dedi mengatakan, di ADM ada pemandu dari Disdukcapil, karena konsolidasi sistem terlebih dahulu. Sehingga prosesnya agak sedikit lama. Namun, meskipun begitu, Disdukcapil akan terus meningkatkan pelayanannya. Hingga proses yang dilakukan di beberapa mesin anjungan bisa lebih maksimal dan efisien. Sehingga masyarakat akan lebih puas terlayani.

Untuk mesin ini mencetak 7 dokumen di antaranya, KTP, KK, KIA, akta perkawinan, akta cerai, akta lahir, dan akta kematian. “Mesin ini untuk cetak ulang, karena rusak dan hilang untuk KTP, sedangkan KIA bisa baru dan lama, kalau untuk merubah data input dulu ke Disdukcapil baru bisa dicetak di mesin ADM tersebut,” jelasnya.(irm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya