oleh

Kebakaran di Pemukiman Pemulung, 10 Mobil Pemadam Jinakkan Api

PONDOK AREN-Kebakaran hebat melanda pemukiman pemulung di Kavling Iwapi, Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Rabu (25/8) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.

Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik dari salah satu rumah. Material bangunan yang terbuat dari kayu membuat api semakin mudah melalap kawasan pemukiman padat itu.

Warga yang melihat adanya api pun berusaha keras untuk memadamkannya. Namun pemukiman yang dipenuhi dengan material yang mudah terbakar itu membuat api dengan cepat membesar dan melahap abis pemukiman pemulung tersebut.

Bahkan barang-barang berharga lainnya pun ludes terbakar, seperti salah satu mobil pick up yang memang biasa digunakan untuk mengangkut barang-barang bekas pun tak bisa dievakuasi dan harus ikut terbakar.

Wakil Komandan Pleton (Wadanton) tim Charlie Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Muradih menjelaskan, api bersumber dari korsleting listrik. “Dugaan penyebabnya korsleting listrik,” katanya.

Damkar Tangsel yang mengerahkan 10 unit mobil pemadam juga kesulitan, karena area sangat luas dan dipenuhi material mudah terbakar. Dan, petugas Damkar Tangsel butuh waktu 5 jam sampai proses pendinginan, hingga api benar-benar padam.

“Total 10 unit mobil pemadam. Hampir 5 jam sampai proses pendinginan. Karena areanya luas banget. Estimasi kerugian mencapai Rp 400 juta,” tuturnya.

Kawasan itu diketahui dihuni 100 Kepala Keluarga. Seorang warga, Casman (59) menjelaskan, jika saat kejadian dirinya sempat berusaha memadamkan api. Akan tetapi, api justru semakin membesar. “Tukang nasi di sini teriak-teriak, kebakaran. Sempat disemprot, tapi malah apinya makin besar,” ujar Casman.

Casman yang melihat api semakin membesar dan sangat cepat merambat ke rumah lainnya, bergegas menyelamatkan anak dan sang cucu ke tempat aman. “Karena api sudah besar, ya sudah saya selamatkan anak dan cucu saja. Enggak kepikiran sama barang yang di rumah, ya sudah semua barang habis, hangus terbakar,” terangnya.(dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya