TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan menambah anggaran logistik untuk warga terdampak Covid-19. Hal ini dilakukan karena wabah Corona kian meluas belakangan ini.
Walikota Arief R Wismansyah sebelumnya telah meminta masyarakat di lingkungan Rukun Warga (RW) untuk mendirikan dapur umum. Saat ini sudah ada tiga dapur umum yang berdiri di Kota Tangerang. Yakni di RW 3 Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, dan Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang, Suli Rosadi mengatakan, pihaknya siap menyalurkan bahan pangan kepada dapur umum yang berdiri. Di samping itu, mereka juga sudah menyalurkan nasi bungkus.
“Bila Dinsos perlu proses percepatan, sedangkan dapur umum kan nanti takutnya terlalu lama. Makanya diawali nasi bungkus dulu. Tapi di beberapa kelurahan sudah bergerak dapur umumnya,” ujarnya.
Ia pun meminta, apabila ada warga yang ingin mendirikan dapur umum langsung melapor. Sehingga tercatat di Dinsos Kota Tangerang untuk segera disalurkan logistik. “Kalau nanti posko atau dapur umum berdiri kita pasok logistiknya. Kita support logistik,” tuturnya.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinsos Kota Tangerang, Hilman menyampaikan, pihaknya telah menyalurkan 900 nasi bungkus bagi dapur umum yang sudah berdiri. “Kita pun salurkan bantuan sembako di tiga kelurahan (tempat dapur umum),” imbuhnya.
Lanjutnya, Pemkot Tangerang juga akan memberikan tambahan dana yang diperuntukkan bagi penyaluran logistik dan nasi bungkus. Sekarang, nominalnya tengah dihitung.
“Kemarin ada perubahan (anggaran) habis hearing, jadi pastinya belum tahu tapi nambah karena perintah Pak Wali harus ada penambahan nasi bungkus dan sembako otomatis penambahan anggaran,” jelasnya.(ifn/mde/cmb)
















Komentar