oleh

Siap-siap! Akan Dibangun Tower Pertama Asrama Haji, Jama’ah Nantinya Lebih Dekat ke Bandara Soetta

TANGERANG – Asrama Haji untuk wilayah Provinsi Banten yang dibangun di wilayah Situ Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Tangerang Kota perkirakan akan segera bangun tower pertama sekitar bulan Juni atau Juli mendatang.

Kepala Seksi Ibadah Haji dan Umroh Kementerian Agama Tangerang Kota, Tutun HS menyampaikan bahwa estimasi bulan Juni atau Juli, pembangun tower pertama asrama haji akan dilakukan.

“Untuk progress asrama haji saat ini, sekitar Juni atau Juli mulai ada pembangunan tower pertama,” ujar Tutun, Selasa, (24/5/2022).

Adapun tower tersebut nantinya akan memiliki sebanyak 35 kamar dan dibangun dengan 3 lantai.

“Pembuatan tower pertama asrama haji yaitu 35 kamar, 3 lantai kapasitasnya,” sambungnya.

Pembangunan asrama haji tersebut diperkirakan nantinya akan cukup untuk dapat memuat sebanyak 900 lebih para peserta jama’ah haji khusus dari Provinsi Banten.

“Untuk kapasitasnya kurang lebih bisa untuk 2 kloter lebih, yaitu sekitar 900 jamaah haji dan umroh nanti,” jelas Tutun.

Lanjut Tutun, bahwa nantinya asrama haji tersebut akan dibangun dengan 3 tower yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Sebab secara fungsional, apabila telah rampung maka asrama haji tersebut akan dilengkapi dengan masjid, gedung pertemuan, persiapan bimbingan jama’ah haji, serta terdapat spot untuk para pelaku usaha atau UMKM.

“Nanti ada 3 tower di dalamnya ada untuk masjid, gedung pertemuan, persiapan bimbingan manasik haji, nanti juga disiapkan tempat untuk UMKM,” jelasnya.

Asrama haji tersebut dibangun di atas tanah seluas 4 hektar di wilayah Situ Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Tangerang Kota tepatnya di samping kantor Kecamatan Cipondoh.

Selain itu, asrama haji tersebut nantinya juga dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan seminar, atau pun sekolah-sekolah dapat memberikan pelatihan manasik haji dan umroh.

“Fungsionalnya yang pertama untuk jamaah haji, jamaah haji dan umroh bisa di situ, kemudian untuk kegiatan seminar atau dari sekolah memberikan latihan manasik haji dan umroh, jadi tidak perlu jauh-jauh ke Pondok Gede,” katanya.

Berdasarkan informasi dari laman lpse.kemenag.go.id, untuk awalnya proyek ini dianggarkan belasan Miliar. Hal ini terdiri dari jasa konsultan pengawasan pembangunan jalan dan pematangan lahan sebesar Rp 180 Juta.

Lalu, pekerja konstruksi pembangunan jalan dan pematangan lahan asrama haji sebesar Rp 9,4 Miliar. Namun, jumlah ini masih belum efektif sebab tender gagal dan tengah diulang. Kemudian, jasa konsultan perencanaan pembangunan gedung asrama haji sebesar Rp 450 juta namun seleksi gagal.

Lalu, konsultan perancangan konstruksi pembangunan kawasan asrama haji sebesar Rp 2 Miliar namun masih evaluasi ulang. Serta, konsultan pengawasan pembangunan gedung asrama haji sebesar Rp 1,1 Miliar.

Dengan demikian, diharapkan bersama dengan adanya asrama haji tersebut, nantinya para jamaah haji dari Provinsi Banten akan dapat berangkat langsung ke bandara Soekarno-Hatta, serta tidak mesti harus ke Pondok Gede terlebih dahulu.

“Harapannya asrama haji ini nanti jama’ah kita bisa langsung ke Bandara Soekarno-Hatta, kan cuma sekitar 15 menitan kalau dari sini (Kecamatan Tangerang),” tandasnya. (SH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya