PAMULANG, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyatakan bahwa di daerahnya belum ditemukan satu pun kasus penularan penyakit Hepatitis akut pada anak.
Hal itu dinyatakan langsung oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat diwawancarai di wilayah Pamulang, Tangsel.
“Ya, terakhir laporan dari dinas (Kesehatan) saat ini kita masih aman dari hepatitis akut di Tangsel, Alhamdulillah,” ungkap Benyamin, dikutip pada Selasa (24/5/2022).
Kendati demikian, Orang nomor satu se-Tangsel ini tetap meminta warganya untuk selalu waspada, namun tak perlu panik.
Meski penyakit ini terbilang misterius, berbagai cara dapat dilakukan guna menangkal penularannya.
Benyamin mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
“Intinya lagi-lagi pada penerapan pola hidup bersih dan sehat. Itu kan penularannya dari drop plate, melalui makanan, dan segala macem gitu yah,” paparnya.
Untuk itu, Ia mengingatkan agar jangan sesekali meninggalkan protokol kesehatan. Sekalipun, Covid-19 kini sudah melandai.
“Sekarang kebiasaan menggunakan masker, menjaga jarak di masyarakat itu yang juga bisa menangkal penyebaran hepatitis akut,” imbuhnya.
Senada dengannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, beragam upaya telah dilakukan. Terutama adalah memberi pemahaman keada masyarakat.
“Upaya terus kita lakukan, seperti sosialisasi pencegahan yang kita lakukan di sekolah-sekolah, pesantren, posyandu, sampai ke masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pengetahuan itu diberikan agar setiap orang tua mampu mengetahui gejala, serta langkah yang harus ditempuh.
“Intinya juga Kebersihan. Kan penularannya lewat pencernaan melalui makanan yang terkontaminasi oleh hepatitis tersebut. Bisa melalui drop plate. Makanya kan enggak boleh tukar tukar tempat makanan, terus pakai masker,” pungkasnya. (RMN)
















Komentar