oleh

Polsek Ciputat Timur Buka 3 Gerai Vaksin di Cirendeu

CIPUTAT TIMUR-Kelurahan Cirendeu Kecamatan Ciputat Timur menargetkan 20.873 orang untuk divaksin. Dan saat ini sedikitnya 14.322 ribu warga telah menerima vaksin tahap pertama.

Lurah Cirendeu, Win Fadlianta menyampaikan, untuk vaksin dosis dua, warga Cirendeu mencapai 13.955 orang. Jadi saat ini telah mencapai 68,61 persen dari target 20.873 warga satu kelurahan. Jadi kekurangan yang belum menjalani vaksin sebanyak 6.551 orang.

Meroketnya peminat vaksin seiring dengan rata-rata warga percaya vaksin dan tidak terpengaruh dari berita bohong yang tersebar di berbagai medsos.

“Awalnya banyak mempengaruhi informasi yang membuat warga khawatir jika vaksinasi. Tapi dengan sendirinya kekhawatiran itu hilang karena banyak yang vaksin di seluruh wilayah dan mereka semua sehat. Ini yang membuat warga akhirnya berupaya cepat-cepat vaksin,” terangnya.

Lurah Win masih ingat betul, betapa sulitnya mengajak warga vaksin, jaga prokes, menggunakan masker, tidak keluar rumah apabila tidak penting dan lain sebagainya. Bahkan harus rela berjalan kaki bersama jajaran TNI dan Polri. Semua itu untuk menekan angka penularan Covid-19 di Cirendeu.

“Alhamdulillah kini masyarakat sadar bahwa vaksin menjadi satu kebutuhan penting dalam menjaga kesehatan. Kendati tetap harus menerapkan prokes secara ketat dan jangan sampai kendor,” jelas Win.

Di wilayah Cirendeu berlangsung vaksinasi melalui program Vaksinasi Merdeka yang digelar oleh kepolisian. Bersama dengan Polsek Ciputat Timur membuka gerai di tiga titik, pertama di gerai 737 berlokasi di Aula Kelurahan Cirendeu, kedua di Puskesmas Cirendeu yang dinamakan gerai 735 dan ketiga di Kampus ITB Ahmad Dahlan yang dinamai 736.

“Warga dapat hadir di lokasi terdekat dengan membawa KTP asli dan foto copy serta alat tulis. Kegiatan Vaksin Merdeka ini dibuka sejak 22 September hingga 1 Oktober yang mana jumlah per hari 150 kuota dari masing-masing gerai,” ujarnya.

Ketua RT 2/4 Cirendeu, Asikin saat mengantarkan warganya vaksin mengungkapkan, jika selama ini pihaknya telah mensosialisasikan program pemerintah kepada masyarkat. Proaktif sosialisasi seperti mengajak vaksin terus dilakukan. Warga cukup antusias mengikuti vaksin untuk melindungi diri dari Corona.

“Warga cukup antusias mengikuti vaksin. Selama ini di lingkungan tidak pernah jeda mengimbau kepada masyarakat soal prokes termasuk mendata siapa saja yang belum divaksin. Jika belum divaksin, kami meminta supaya segera vaksin,” tutupnya. (din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya