PONDOK AREN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel terus berupaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Diketahui, dari hasil Pilkada 2020 lalu, partisipasi masyarakat tercatat 60 persen dari target 70 persen.
Meski saat ini tidak ada lagi perhelatan pesta demokrasi, namun KPU Kota Tangsel terus melakukan pendidikan pemilih untuk meningkatkan partisipasi pemilih, agar di Pemilu 2024 nanti mencapai target di atas 70 persen.
Seperti diskusi Pendidikan Pemilih, yang digelar di Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Sabtu (21/8). Tepat di salah satu rumah tokoh lingkungan, hadir beberapa warga.
Diskusi tatap muka yang digelar oleh KPU Kota Tangsel itu juga tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, seperti menggunakan masker, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan juga jarak duduk peserta diskusi.
Anggota KPU Kota Tangsel, Ade Wahyu Hidayat mengungkapkan, titik diskusi yang disasar KPU tersebut, merupakan titik yang pada Pilkada sebelumnya angka partisipasi pemilihnya cukup rendah.
Sehingga dengan mendatangi langsung titik-titik yang partisipasinya rendah tersebut, KPU Kota Tangsel dapat mengetahui langsung dari masyarakat alasan tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada 2020 kemarin.
“Kita baru saja menggelar diskusi dengan masyarakat di Kelurahan Jurang Mangu Timur, tepatnya di beberapa TPS yang memang partisipasinya rendah ketika kemarin itu. Kita dengar langsung apa yang menjadi penyebab rendahnya partisipasi. Terutama di kawasan perumahan elit di wilayah sini. Yang partisipasinya itu sangat rendah. Ada beberapa alasan yang mereka sampaikan, seperti bertepatan dengan Covid-19, dan juga alasan lainnya,” tambah Ade.
Dari alasan-alasan yang disampaikan oleh warga itu, Ade mengatakan nantinya KPU akan segera melakukan evaluasi penyelenggaraan, guna menarik kembali partisipasi masyarakat supaya mau datang ke TPS pada Pemilu dan Pilkada serentak 2024 nanti.
“Dengan masukan dari masyarakat ini, kami akan lakukan evaluasi penyelenggara. Maksusnya sistem apa yang harus kita pakai, agar warga di perumahan elit ni juga harus mau berpartisipasi, misalnya mau pula menjadi petugas di TPS di lingkungan mereka nanti,” ujarnya.
Ketua KPU Kota Tangsel, M Taufiq MZ mengatakan, Pendidikan Pemilih ini menjadi salah satu program KPU Kota Tangsel untuk terus bekerja keras mengajak masyarakat agar mau datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.
“Kami akan terus mengedukasi dan mengajak masyarakat agar datang ke TPS, dan memberitahukan pentingnya hak politik digunakan pada setiap kali momen Pemilu dan Pilkada,” pungkasnya. (dra)
















Komentar