SERPONG-Polres Kota Tangsel telah merevitalisasi sarana prasarananya untuk mempermudah penyandang disabilitas. Kaum difabel juga diberikan kesempatan membantu korps Bhayangkara dalam melayani masyarakat.
Sudah ada lima penyandang disabilitas yang bekerja di jajaran wilayah hukum Polres Tangsel. Dimana, dua di antaranya aktif di Satreskrim dan Sie Humas Polres Tangsel. Sedangkan, tiga orang lainnya ditempatkan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) di tiga Polsek wilayah hukum Polres Tangsel.
Gebrakan inovasi ini mendapat apresiasi dari Sekretaris Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen (Pur) Benny Josua Mamoto saat mengunjungi Mapolres Tangsel, kemarin. “Ini program yang sangat bagus dan tentunya surprise bagi kami dari Kompolnas. Karena ini satu terobosan, satu inovasi kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Benny menjelaskan, program ini dapat membantu pemerintah dan menambah lapangan pekerjaan. Dan, berharap jajaran Polri bisa mengikuti program ini agar penyandang disabilitas bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara.
“Ini sangat membantu program pemerintah, di samping itu tentunya juga menambah lapangan kerja, sehingga mereka bisa hidup dan berpenghasilan, tetapi juga berkontribusi bagi bangsa dan negara. Kita berharap, inisiasi ini nantinya diikuti oleh jajaran Polri yang lain di daerah daerah,” jelasnya.
Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin menuturkan, jika salah satu dari program unggulan Kapolri itu adalah bagaimana mengakomodir potensi-potensi dari masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam hal ini disabilitas.
Lanjut Iman, nantinya jajaran anggota di Polres Tangsel juga akan diberikan pelatihan menggunakan bahasa isyarat agar bisa mempermudah berkomunikasi guna memaksimalkan pelayanan.
“Ada masukan dari Kompolnas untuk memberikan pelatihan kepada personel kami belajar bahasa isyarat, sehingga nanti pada saat memberikan pelayanan kepada penyandang disabilitas, personel kami sudah siap melayani mereka,” pungkasnya. (dra)
















Komentar