oleh

Kadispora Nyaris Pukul Wartawan di Gedung Kejari

SERPONG-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel, Wiwi Martawijaya sewot ketika diwawancarai wartawan. Dia bahkan nyaris memukul salah satu awak media. Peristiwa tersebut terjadi di Gedung Kejari Kota Tangsel, Selasa (22/6).

Hari itu, Wiwi bersama mantan anak buahnya yakni, Ucok A.H Siagiaan memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangsel terkait pemeriksaan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI senilai Rp 7,8 miliar.

Sebelumnya, keduanya juga pernah diperiksa. Terakhir ketika Kejari menetapkan ketua KONI Kota Tangsel sebagai tersangka. Pada pemeriksaan, Selasa (22/6), Wiwi Martawijaya dan Ucok A.H Siagian terlihat keluar dari salah satu ruangan Kejari sekitar pukul 13.30 WIB. Para awak media yang sedari pagi menunggu kedua pejabat tersebut pun langsung berusaha menghampiri.

Sejumlah wartawan pun mewawancarai Wiwi Martawijaya. Namun Wiwi terlihat sewot.  Pria akrab disapa Entol ini justru enggan menanggapi pertanyaan yang dilontarkan para pemburu berita.  “Males saya banyak yang goreng-goreng,” kata Wiwi.

Bahkan, Wiwi sempat menanyakan salah seorang wartawan dan kemudian hendak memukul awak media tersebut. “Mana namanya si Yudi Babeh. Gua sikat ni sekarang,” ujarnya sambil ingin melayangkan kepalan tangan kanannya ke wajah seorang awak media.

Aksi Entol itu pun terekam sangat jelas oleh wartawan lainnya. Yudi yang mendapat perlakuan tersebut kemudian menanyakan alasan Kadispora Tangsel itu ingin memukulnya. “Galak amat pak,” timpal Yudi.

Spontan pun Wiwi menjawab alasannya ingin memukul Yudi. “Emang galak gua mah,” sahut Wiwi.

Wiwi dan Yudi pun terlihat berdebat. Wiwi menanyakan pemberitaan yang selama ini muncul terkait dirinya terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Tangsel tahun 2019 senilai Rp 7,8 miliar.(dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya