oleh

Awasi ASN, Plh Bupati Pandeglang Gencar Sidak

PANDEGLANG – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Pandeglang, Pery Hasanudin gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sidak dilakukan untuk memantau kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama pasca dicabutnya kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah serta pemberlakukan kembali apel pagi.

“Dalam melaksanakan tugas, tentu kita sebagai abdi negara harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memiliki beban moral kepada masyarakat atas apa yang telah diberikan kepada kita semua. Oleh sebab itu harus dibuktikan dengan pengoptimalan pelayanan,“ ungkap Pery, saat melakukan sidak di Dinas Pertanian Pandeglang, Rabu (21/4).

Dikatakannya, adanya penambahan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN tentunya harus diimbangi dengan peningkatan kinerja dan kedisiplinan.

“TPP saudara mengalami peningkatan, banyak pekerjaan yang harus segera ditindaklanjuti. Maka dari itu tunjukan kinerja saudara dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan, baik bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya, tumpuan dan harapan masyarakat berhasil tidaknya suatu pembangunan ada di pundak anda semua,” terang dia.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, pihaknya rutin melakukan inspeksi ke OPD. Sebab, sebelumnya sudah diterbitkan Instruksi Bupati Pandeglang tentang penataan kerja bagi pegawai ASN di lingkungan Pemkab Pandeglang.

“Sudah tidak berlakunya work from home (bekerja dari rumah, red) dan diwajibkannya kembali apel pagi. Setelah dikeluarkannya surat Instruksi Bupati Pandeglang tentu saja kami harus memonitor kegiatan dan pelayanan di setiap OPD dan sidak ini termasuk bagian dari tindak lanjut instruksi bupati,“ tuturnya.

BKD Pandeglang, sambung Fahmi, segera menghimpun data dari hasil sidak ke beberapa OPD, seperti Dindikbud, DPUPR, dan Dinas Pertanian. “Adapun bagi pegawai yang absen saat inspeksi, kami akan memanggil pegawai yang bersangkutan untuk diberikan pengertian dan pemahaman. Kita akan cari informasi dan alasannya apa tidak hadir saat dilakukan sidak, jika alasannya tidak masuk akal tentu kami akan tindak dan berikan sanksi kepada pegawai tersebut,“ terang Fahmi.(rie)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya