PANDEGLANG –Kepala SDN 7 Pandeglang, Mimin Karminingsih mengakui, kurang begitu mengontrol soal bendera merah putih yang kondisinya kusam, namun masih terpasang di tiang. Meski begitu, dalam beberapa kesempatan ia pernah menginstruksikan bawahannya untuk menurunkan bendera dan menggantinya dengan yang layak.
“Saya sudah perintahkan, tapi (bendera, red) tidak diturunkan. Saya akui kurang kontrol karena kesibukan saya,” ujar Mimin, saat dihubungi Tangsel Pos melalui sambungan telepon, Selasa (22/3/2022) malam.
Ditanya soal kejadian dugaan penyobekan bendera oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Pandeglang, Taufik Hidayat, ia mengaku, tidak mengetahui karena saat kejadian say tidak sedang berada di sekolah.
“Saya tidak tahu dan tidak mau memberi keterangan soal itu (dugaan penyobekan bendera, red) karena saya tidak sedang berada di sekolah,” akunya.
Ia baru mendapatkan kabar soal dugaan penyobekan bendera setelah dikirim beritanya oleh Kormin. Mimin juga menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian tersebut.
“Saya juga sudah menghadap Pak Kadis (Taufik Hidayat, red) dan menyampaikan permohonan maaf,” ujar wanita yang sudah empat tahun menjadi Kepala SDN 7 Pandeglang itu.
Disinggung soal pemeriksaan oleh Polres Pandeglang, Mimin mengaku, hingga saat ini belum dimintai keterangan oleh kepolisian atas kejadian tersebut.(rie)
















Komentar