CIPUTAT, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen akan selalu memberi perhatian lebih kepada warganya yang tidak mampu. Salah satunya, dengan mengalokasikan beasiswa sekolah bagi jenjang SD dan SMP sederajat.
Hal itu diutarakan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat dijumpai di Puspemkot Tangsel, Senin (21/3/2022).
“Ya benar, sudah dialokasikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Benyamin kepada awak media.
Adapun, kata Benyamin, beasiswa ini rencananya akan disalurkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu.
“Intinya adalah buat para pelajar yang kriterianya dhuafa, yatim, serta tidak mampu,” paparnya.
Namun, untuk saat ini Benyamin belum dapat memaparkan persyaratan dan ketentuannya lebih lanjut.
“Yang jelas saya berharap beasiswa ini jangan ketat-ketat banget seleksinya. Targetnya alokasi anggarannya maupun dari jumlah anak-anak yang akan diberikan beasiswa ini bisa terus dikembangkan,” terangnya.
Benyamin mengatakan, beasiswa ini nantinya akan diberikan bagi anak-anak yang bersekolah dalam jenjang SD dan SMP.
“Sementara ini SD dan SMP dulu, sesuai dengan kewenangan kita. Nanti saya bikin SK Wali Kota-nya lagi untuk supaya bisa segera dilaksanakan,” katanya.
Untuk teknis penyalurannya, Benyamin menyebut bakal bekerjasama dengan pihak Baznas.
“Misalnya saya hibah ke Baznas. Baznas lah yang akan melaksanakan program-program itu. Kan sayang anak kalau IQ tinggi tapi engga mampu (sekolah). Dan hal itu ada,” tutur Benyamin.
Selain bagi anak yang memiliki keunggulan dalam akademik, Pemkot Tangsel juga memberi kesempatan yang luas bagi anak kurang mampu yang memiliki keunggulan dalam bidang non-akademik.
“Sementara ini memang kita fokuskan kepada yang tidak mampu tapi berprestasi. Engga usah yang IQ-nya tinggi, tapi misalnya jago silat juga bisa. Intinya ada ketrampilan yang dia dimiliki. Intinya kita ingin menyekolahkan tapi ada nilai tambah,” tandasnya. (RMN)
















Komentar