BINTARO – Kacang kedelai merupakan jenis kacang yang bisa diolah menjadi beragam produk makanan dan minuman. Di antaranya adalah tahu, tempe, susu kedelai, kecap, dan masih banyak lagi.
Selain dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman, kacang kedelai ternyata juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Hal ini tidak lepas dari kandungan kacang kedelai yang kaya akan vitamin, mineral, dan tinggi serat.

Kandungan nutrisi kedelai
Berikut ini adalah kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram kedelai rebus:
Kalori: 173
Air: 63 persen
Protein: 16,6 gram
Karbohidrat: 9,9 gram
Gula: 3 gram
Serat: 6 gram
Lemak 9 gram ((terdiri dari asam lemak tidak jenuh 7 gram, 1,3 gram lemak jenuh, dan asam lemak omega-3 dan omega-6).
Di luar itu, produk-produk olahan kacang kedelai juga mengandung isoflavon. Isoflavon merupakan fitonutrien yang berfungsi untuk mencegah berbagai penyakit, diantaranya penyakit jantung dan menurunkan kolesterol.
Berikut adalah kandungan isoflavon kedelai dan berbagai produknya:
Setengah cangkir kacang kedelai: 40 sampai 75 miligram (mg)
Segelas susu kedelai: 15 sampai 60 mg
115 gram tahu: 13 sampai 43 mg
110 gram tempe: 41 mg

Itu artinya, meski telah diolah menjadi makanan, kacang kedelai tidak kehilangan kandungan nutrisinya.
Susu kedelai banyak dikenal sebagai alternatif susu sapi. Tak sekadar sebagai pengganti, manfaat susu kedelai untuk kesehatan juga tak boleh disepelekan.
Manfaat kacang kedelai untuk kesehatan
1. Menurunkan risiko kanker
Kacang kedelai memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, salah satunya adalah mampu menurunkan risiko kanker.
Banyak penelitian yang menemukan bahwa mengonsumsi kacang kedelai secara rutin dapat menurunkan risiko kanker payudara. Hasil serupa juga ditemukan untuk kanker prostat pada laki-laki.
Manfaat ini merupakan hasil dari kandungan isoflavon dan lunasin di dalam kacang kedelai. Kedelai bisa menjadi sumber protein utama daripada daging merah atau daging olahan.
Sebab, daging olahan dan daging merah, justru dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.
2. Meringankan gejala menopause
Manfaat kacang kedelai selanjutnya adalah meringankan gejala menopause. Ketika wanita mulai mengalami menopause, gejala yang biasanya dirasakan adalah hot flushes, berkeringat, dan perubahan suasana hati.
Para ahli menemukan ini merupakan hasil dari diet kaya serat dan kacang kedelai yang dilakukan oleh wanita Asia. Mengonsumsi isoflavon 135 mg per minggu terbukti menurunkan gejala menopause.
3. Menjaga kesehatan tulang
Kandungan isoflavon di dalam kacang kedelai dipercaya mampu mengurangi risiko osteoporosis pada orang tua, terutama bagi wanita yang mengalami menopause.
4. Membuat tidur lebih nyenyak
Kacang kedelai juga memiliki kandungan magnesium. Bagi orang yang mengalami gangguan tidur, konsumsi kacang kedelai cukup disarankan. Sebab magnesium dipercaya mampu meningkatkan kualitas dan durasi tidur seseorang.
5. Baik untuk penderita diabetes
Kacang kedelai terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan respons insulin di dalam tubuh. Selain itu, kacang ini tidak menyebabkan naiknya gula darah setelah dikonsumsi. Oleh karena itu, kacang kedelai baik untuk penderita diabetes. (NET/AY)
















Komentar