CIPUTAT – Pemerintah Kota dan Polres Tangerang Selatan bersama para generasi milenial yang tergabung Pemuda Indonesia Center (PIC) meraih penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).
Penghargaan diberikan karena telah memecahkan rekor kategori esai tentang bela negara terbanyak yang dilakukan oleh pemuda. Penghargaan itu diberikan di Puspemkot Tangsel, Sabtu (18/12/2021).
Sebanyak 3.000 hasil karya literasi berupa esai hasil karya pemuda se-Indonesia dalam rangka menyambut HUT Bela Negara.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan, penghargaan ini merupakan pembuktian bahwa pemuda memiliki peran besar dalam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Jadi ini digagas oleh anak-anak muda juga. Yang hadir di sini katakanlah mereka yang terbaik dari seluruh tulisan yang ada,” ujar Benyamin usai menerima penghargaan rekor MURI.
Benyamin pun mengapresiasi gerakan pemuda ini, terutama yang sudah membangkitkan bangsa akan literasi.
“Saya kira ini sebuah gerakan membangun kesadaran di tengah-tengah krisis pandemi. Ini sangat penting sekali untuk membangkitkan nasionalisme untuk para pemuda kita,” terangnya.
Menurutnya, kesadaran dan semangat bela negara ini harus tetap ditanamkan bagi generasi muda yang mulai mengalami krisis persatuan.
Mengingat, kini kembali banyak kejadian dan tindakan anak muda yang justru saling bertengkar.
“Apa lagi masih ada intoleransi, tawuran dan lain-lain. Memang ini sedang menemukan momentumnya untuk bergairah dan bangkit untuk di Tangsel, melalui berbagai macam kesempatan yah,” kata Benyamin.
Melalui literasi, kata Benyamin, merupakan cara yang tepat.
“Saya kira memang gerakan literasi yang dimotori oleh pemuda itu akan lebih efisien dan efektif serta akan menentukan tingkat keberhasilan lebih tinggi,” tandasnya. (RMN)
















Komentar