PANDEGLANG – Reaksi publik terhadap insiden dugaan pengrobekan bendera merah putih yang dilakukan oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang, Taufik Hidayat makin deras.
Kini giliran Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pandeglang yang mengecam insiden tersebut.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pandeglang, Lukman Hakim menyayangkan insiden tersebut jika memang benar-benar terjadi, apalagi hal itu dilakukan oleh seorang pejabat.
“Terkait dugaan insiden perobekan bendera merah putih, kami keluarga Besar Ansor Banser Pandeglang sangat menyayangkan apabila hal itu benar-benar terjadi. Karena bagi kami Sang Saka Merah Putih adalah harga diri bangsa, yang kita ketahui bersama bahwa untuk menegakkannya para pahlawan kita berkorban harta dan nyawa,” kata Lukman, melalui siaran pers yang diterima Tangsel Pos, Sabtu (19/3/2022) sore.
Menurut dia, insiden tersebut sangat menciderai seluruh anak bangsa yang mencintai negara dan jasa para pahlawan yang gugur dalam merebut kemerdekaan.
“Untuk itu tentunya kepada pihak berwenang kami berharap bisa mengusut tuntas kejadian ini. Jangan sampai lambang negara yang merupakan harga diri bangsa ini tidak dihormati oleh warganya,” sambung mantan anggota DPRD Pandeglang ini.
Dikatakan Lukman, seharusnya pejabat menjadi contoh yang baik kepada masyarakat, salah satunya dalam upaya menjaga rasa nasionalisme dan patriotisme akan historis bangsa ini.
Encup Sukrana, warga Kampung Cihaseum, Kelurahan Pandeglang, yang menjadi lokasi SDN 7 Pandeglang, mengaku sejak insiden tersebut ramai menjadi pembicaraan warga sempat.
Warga mengaku, kaget mendengar ada pejabat yang merobek bendera merah putih.
Menurut dia, jika hal itu benar terjadi tidak ada kata maaf bagi pelaku yang sudah menistakan bangsa Indonesia dan tidak pantas ditiru.
“Harapan kami penegak hukum memiliki itikad baik untuk memproses dugaan insiden tersebut, terlepas ada atau tidak yang melaporkan. Karena ini sudah menjadi bagian dari lambang negara, maka penegak hukum harus bertindak cepat,” tegasnya.(rie)
















Komentar