CIPUTAT-Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan, bahwa pada 17 Agustus 1945 atau tepatnya 76 tahun yang lalu telah terjadi suatu peristiwa yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Yakni diproklamasikannya kemerdekaan Republik Indonesia oleh para proklamator. Sekaligus menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat, sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
“Tentu mengiringi ungkapan rasa syukur kita di hari yang berbahagia ini. Harus selalu kita ikuti dengan sebuah renungan secara mendalam. Sudah sejauh mana kita mampu memberikan karya yang terbaik kepada bumi pertiwi ini. Adakah cita-cita kemerdekaan telah mampu kita wujudkan secara hakiki,” ucapnya saat menjadi inspektur upacara HUT Kemerdekaan RI ke-76 di Balaikota Tangsel, Selasa (17/8).
Tema pada HUT RI ke-76 kali ini adalah “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”. Tema ini memiliki makna sebuah semangat untuk mengajak agar semua tetap tangguh menghadapi segala cobaan dan Insya Allah perlahan-lahan keadaan di segala lini kehidupan akan bangkit dan tumbuh menjadi lebih baik.
“Ini merupakan tahun kedua kita merayakan hari kemerdekaan Indonesia di tengah situasi pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kita melaksanakan upacara dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penularan. Dikarena bangsa Indonesia kini masih berjuang melawan pandemi virus Corona yang masih juga melanda seluruh dunia. Utamanya dengan hadirnya varian baru,” pesannya.
Benyamin menerangkan, semua tentu berharap Pandemi akan segera berlalu seiring dengan upaya yang dilakukan pemerintah baik melalui PPKM maupun pelaksanaan percepatan vaksinasi di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Tangsel.
“Walaupun di tengah perjuangan kita menghadapi pandemi ini, kami di Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan terus berkomitmen untuk mewujudkan kemajuan Kota Tangsel. Dan juga senantiasa menghadirkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Utamanya melalui pelaksanaan percepatan vaksinasi guna mendorong tercapainya herd immunity,” tegasnya.
Pihaknya juga terus berupaya mendorong seluruh masyarakat untuk terlibat aktif. Berperan serta, berkontribusi guna bersama-sama bergotong-royong untuk saling membantu sesama.(din)
















Komentar