oleh

Merugi Jutaan Rupiah, Tas Korban Pecah Kaca di Tangsel Ditemukan di Bogor

CIPUTAT, Tas berisi benda berharga milik korban aksi pecah kaca yang terjadi tepat di seberang Kantor Puspemkot Tangsel, telah ditemukan, Jumat (18/3/2022) dini hari. 

Tas yang sempat digasak pelaku itu, ditemukan di daerah yang cukup jauh, yakni wilayah Kahuripan, Kabupaten Bogor, selang beberapa jam setelah aksi kejahatan itu dilancarkan pelaku. 

Kepada TangselPos.id, korban yang merupakan warga Pamulang, Bijar Hariyadi, 33 mengatakan, tas yang diambil paksa oleh pelaku dari dalam mobilnya itu, ditemukan oleh seseorang yang sedang mencari barang bekas. 

“Katanya dia melihat ada orang menggunakan Motor Honda Nmax Putih membuang tas keranjang. Lalu diambil sama dia, dan dilihat ada tas saya. Kebetulan di dalam tas saya ada kartu vaksin yang ada nomor saya, lalu dihubungi oleh anak orang baik tersebut,” ujar Bijar saat dihubungi. 

Mendengar kabar itu, sejak pagi hari Bijar pun langsung bertolak ke wilayah Bogor. Saat diperiksa, ternyata benar di dalam tas tersebut ada barang berharga miliknya yang sempat raib digasak pelaku. 

Ia mengatakan bahwa yang lebih mencengangkan lagi, dalam tas itu masih banyak benda-benda lainnya milik orang lain. 

Ia menduga, pelaku tak hanya beraksi sekali saja. Namun berkali-kali dalam waktu yang sama. Ia yakin barang-barang itu milik korban lain yang senasib dengannya. 

“Banyak tas lain selain punya saya. Diduga itu tas punya korban-korban lainnya yang dilakukan, waktu kejadiannya di malam itu juga,” tuturnya. 

Saat diperiksa lebih lanjut, ternyata ponsel miliknya yang diletakkan di dalma tas itu raib. Kendati demikian, Ia tetap bersyukur beberapa berkas pentingnya, seperti paspor dan buku tabungan miliknya dapat kembali lagi. 

“Kayaknya emang dia ngambil barang atau benda yang mudah dicairkan menjadi duit. HP Samsung Caramel Flip saya diambil, hilang. Kalau uang cash juga pasti diambil,” katanya. 

Akibat kejadian itu, Bijar mengaku harus merugi jutaan rupiah. 

“Jelas merugi, ponsel saja sudah berapa. Kemudian kaca mobil saja sudah ketahuan berapa lebih dari Rp1 juta,” tandasnya. (RMN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya