CIPUTAT-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melaksanakan rapat koordinasi persiapan pemenuhan indikator Kecamatan dan Kelurahan Layak Anak (KELANA). Ini untuk mendukung Tangsel menjadi Kota Layak Anak.
Kepala Bappeda Kota Tangsel, Eki Herdiana menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak baik pemerintah, instansi terkait, masyarakat, dunia usaha dan media massa atas dukungan dan kerjasamanya sehingga pada 2021 Kota Tangsel dapat mempertahankan penghargaan KLA kategori Nindya.
“Kami berharap pada 2022 dapat meningkat menjadi KLA kategori utama. Untuk itu perlu semangat dan kerja keras dari semua pihak untuk melakukan aksi nyata dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kota Tangsel, sehingga anak-anak merasa nyaman dan aman tinggal di Kota Tangsel,” ungkap ketua Tim Gugus Tugas KLA ini.
Kepala Bagian Pemerintahan Kota Tangsel, Widodo Hari Lusinto meminta agar semua kecamatan dan kelurahan siap untuk mendukung Kota Layak Anak sesuai dengan amanat Perda No 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak
Sedangkan, Kepala DPMP3AKB Kota Tangsel, Khairati menjelaskan, indikator yang harus dipenuhi adalah sudah menjadi tugas dan fungsi kecamatan dan kelurahan sehingga dapat dengan mudah untuk dipenuhi, namun diperlukan penambahan inovasi masing-masing kecamatan dan kelurahan untuk mendukung KELANA.
“Adapun penanggung jawab pengumpulan data adalah semua sekcam dan sekel agar mudah untuk berkoordinasi dengan seksi seksi yang ada di kecamatan dan kelurahan,” jelas sekretaris Tim Gugus Tugas KLA ini.
DPMP3AKB telah bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Tangsel untuk membuat aplikasi kotalayakanak.tangerangselatankota.go.id sehingga mempermudah dalam penilaian kecamatan dan kelurahan layak anak.(irm)
















Komentar