SERPONG, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengungkap fakto-faktor penyebab terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di wilayahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 di wilayahnya memang sudah diprediksi bakal terjadi.
“Ya itu, memang masih meningkat. Sesuai dengan prediksi bahwa memang puncaknya itu akan terjadi di akhir Februari,” ujar Allin saat dikonfirmasi awak media, Kamis (17/2/2022).
Allin menyebut, faktor pertama yang mungkin menjadi pemicu adalah adanya pelonggaran aturan di wilayahnya. Terlebih di saat yang bersamaan pelonggaran itu diberlakukan, terdapat momentum yang membuat mobilitas masyarakat meningkat.
Dalam hal ini, adalah masa libur perataan Hari Natal dan pergantian tahun.
“Jadi pasti sekarang tuh akan terjadi peningkatan gitu. Apalagi di tengah pelonggaran-pelonggaran yang terjadi,” terang Allin.
Hal itulah yang kemudian berdampak hingga menimbulkan pemicu lain, yakni merosotnya angka kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
“Angka kepatuhan prokes juga kita melihat ada di angka 65 persen. Memang ada korelasi antara ketidakpatuhan prokes, dengan peningkatan kasus,” paparnya.
Sementara untuk jumlah keseluruhan selama kurang dari dua bulan sepanjang 2022, Dinas Kesehatan mencatat adanya lonjakan kasus yang begitu dahsyat.
Jumlahnya mencapai hingga lebih dari 22.000 kasus. Data tersebut terangkum dalam catatan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.
Terakhir, menurut catatan per tanggal 16 Februari 2022, terdapat temuan hingga 2.001 kasus positif baru harian di wilayah Tangsel. (RMN)
















Komentar