JAKARTA-Young Engineer Festival (YEF) 2021 berlangsung sukses. Acara ini digelar Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM-PII) pada 4-5 Desember dengan menghadirkan sejumlah narasumber akademisi, praktisi, dan kalangan pemerintah.
Bertajuk ‘Shaping The Future of Indonesia’ dilangsungkan di Graha Rekayasa Indonesia, Jakarta. Pada pembukaan dan hari pertama acara tersebut, dihadiri langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai Keynote Speaker, Dr (HC). Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D.
Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D. mengatakan, bahwa Insinyur muda harus bisa to bring the vision down to earth, harus terjun langsung agar dapat menjadi pemimpin yang hebat dan juga pengambilan keputusan masalah dengan baik.
Salah satu pembicara yang diundang, DR. Agung Wicaksono M.Sc., M.B.A – Managing Director dari PT Jababeka mengatakan, insinyur adalah pemimpin, bukan sekadar pemimpi. Juga mewujudkan visi Industri 4.0 untuk membangun manusia menuju cociety 5.0. “Para insinyur muda perlu berkolaborasi mewujudkannya,” jelasnya.
Sementara, Dr. Ir. Ridwan Djamaludin, M.Sc. selaku Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM mengatakan, Indonesia memiliki seluruh sumber energi terbarukan seperti, energi surya, hidro, bioenergi, panas bumi , angin, dan laut.
Lanjutnya, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, penambahan kapasitas pembangkit listrik EBT sebesar 1.469 MW dengan kenaikan rata-rata sebesar 4% pertahunnya. Tambahan kapasitas pembangkit EBT Januari hingga September 2021 sebesar 386 MW di antaranya yaitu, PLTA (130 MW), PLTM (71,26 MW), PLTS (55 MW) PLT Bioenergi (19,5 MW), PLTS Atap (17,88 MW). Tambahan kapasitar EBT 20,9 GW (51,6%) dari RUPTL PLN 2021 – 2030 untuk memenuhi target EBT 23% tahun 2025 dan target ndc tahun 2030.(rls)
















Komentar