PANDEGLANG – Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika diyakini mampu menjadi penopang bangsa Indonesia. Tanpa keempatnya, akan sulit Indonesia bisa bertahan hingga saat ini.
“Empat Pilar Kebangsaan penting untuk mengikat seluruh lapisan masyarakat bangsa Indonesia dan Empat Pilar itu penting untuk memperkokoh konstruksi negara, jika satu saja pilarnya rusak, maka akan hancur negara,” ujar anggota DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, saat menyampaikan sosialisasi MPR RI di aula salah satu rumah makan di Kawasan Perkantoran Cikupa, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (16/4/2022) siang.
Dirinya merasa prihatin dengan masih masuknya Provinsi Banten dalam 10 besar provinsi dengan tingkat radikalisme dan terorisme tertinggi di Indonesia. Menurut dia, radikalisme, terorisme, termasuk intoleransi jangan sampai tumbuh di Banten khususnya dan Indonesia umumnya.
“Namun saya yakin orang Pandeglang ini guyub, rukun, dan tidak suka akan hal-hal yang berbau radikalisme,” sambung istri dari Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy ini.
Selain rongrongan dari dalam, terdapat pula pengaruh dari luar yang bisa merusak keutuhan bangsa, salah satunya dampak globalisasi.
Menurut dia, globalisasi seperti dua sisi pedang, yakni memiliki dampak positif dan juga tidak sedikit dampak negatif. Untuk itu perlu menghalau dampak negatif tersebut dengan memperkuat rasa cinta terhadap negara.
“Jika Pancasila kita amalkan, saya yakin itu tidak ada radikalisme dan juga terorisme,” tukas politisi Golkar dari Dapil Banten 1 ini.(rie)
















Komentar