SERPONG-Polres Tangsel memusnahkan narkoba senilai Rp 3 miliar. Jika dikonversi ke pengguna dapat menyelamatkan sebanyak 52 ribu orang. Narkoba berupa sabu dan ganja ini hasil penangkapan dari enam pengedar.
Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin menerangkan, pengungkapan terhadap dugaan penyalahgunaan jenis sabu dan ganja yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Tangsel ini dari 6 tersangka dengan barang bukti 2,5 Kg sabu dan 27 Kg ganja.
“Dan jika dikonversi kepada pengguna kami berhasil menyelamatkan 52 ribu orang pengguna. Terhadap enam tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam pidana, maksimal pidana mati atau seumur hidup dan 20 tahun,” tuturnya.
Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Amantha Wijaya Kusuma menambahkan, dari tangan keduanya yang diamankan di Bintaro yakni, AK dan AS di Bekasi Jawa Barat, dengan barang bukti sabu seberat 3.126 Kg dan ganja 7.391 Kg.
“Sabu disembunyikan dalam kemasan teh Cina, berwarna hijau. Ada tiga paket yang berhasil diamankan,” tuturnya.
Tidak berhenti di sini, petugas kepolisian kembali melakukan pengembangan terhadap tersangka lain berinisial GL alias JM yang masih dalam pengejaran. “Berdasarkan keterangan AS, barang bukti ganja itu didapat dari seorang bandar yang berbeda di Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kini, bandar tersebut masuk DPO,” ucapnya. Sedangkan barang bukti yang dimusnahkan Sabu 2,597 Kg, Ganja 27,016 Kg didapati dari tersangka berinisial IN, AF, R, dan PU.
Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengungkapkan, ini momentum yang sangat besar bagi masyarakat Kota Tangsel karena Polres Tangsel berhasil menanggulangi penyakit di masyarakat beredarnya narkotika ganja dan sabu. Sehingga dengan demikian dengan setara pengguna 52 ribu masyarakat yang diselamatkan.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak terpangaruh dengan narkotika, karena baik Polres dan maupun BNN akan bertindak tegas dalam rangka memberantas narkotika. Tentunya menjadi pelajaran bagi kita untuk tidak coba-coba main-main baik pengguna dan pengedar. Kita terus akan konsisten melakukan kegiatan itu, kami mengucapkan terima kasih,” ucap Benyamin. (din)
















Komentar