SERPONG UTARA-Sejak pagi, warga berdatangan ke sebuah ruko di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara. Antrean panjang terjadi. Namun akhirnya petugas membubarkan kerumunan di lokasi itu.
Selasa (13/4), perusahaan aplikasi Shopee membuka lowongan untuk kurir makanan. Peminatnya pun membludak. Mereka berminat menjadi driver Shopee Food.
Uci Sanusi (45), warga Bintaro yang rela antre di kerumunan tersebut. “Pas pagi saya datang biasa aja. Cuma karena dapet nomor antrean 37 antara jam 1 sampai jam 2 siang saya pulang dulu. Tapi pas ke sini lagi malah rame banget. Shopee Food itu sama kayak Go-Food dan Grab Food, cuma beda nama saja. Kalau insentif saya belum tahu,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Aji Kurniawan mengaku, mendaftarkan diri melalui website yang tersedia dan diberikan info pada Selasa (13/4) datang ke alamat yang tertera dan diumumkan melalui WhatsApp. “Saya dari Jakarta Selatan, disuruh ke sini lewat WhatsApp. Daftarnya lewat website gitu, terus setelah itu mereka hubungi lewat WhatsApp,” tuturnya.
Akibat keramaian tersebut, Ketua RW 08 Pondok Jagung, Suryaman, bersama TNI, dan polisi melakukan pembubaran pada pendaftaran driver Shopee Food tersebu, karena melanggar prokokol kesehatan (prokes). Suryaman mengaku, pihaknya telah memberikan pemberitahuan sebelumnya kepada pihak Shopee Food untuk tidak membuat kerumunan saat membuka pendaftaran.
“Mau gak mau kami, Babinsa, Binamas beberapa kali mendatangi tempat usaha ini. Cuma kan kalau prokesnya begini kan mengganggu juga lalu lintas macet, apalagi kerumunan yang pertama,” jelasnya.
Suryaman khawatir akan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 karena masalah kerumunan di wilayahnya tersebut.”Tidak ada konfirmasi ke pihak RT/RW dari pemilik tempat usaha ini, kami menunggu, kita cari solusi bagaimana, kuota dikurangi atau bagaimana,” bebernya.
Ketika dilakukan konfirmasi pada pihak Shopee Food, petugas Shopee Food malah menutup pintu ruko dan tidak ingin dimintai keterangan. “Kita tidak bisa memberikan keterangan, silakan ke pusat,” ucap petugas sambil menutup ruko. (dra)
















Komentar