oleh

Gerakan Cetak KIA Massal, Disdukcapil Tangsel : Target Hingga Puluhan Ribu Anak

SERPONG, Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan terus berinovasi guna memberikan pelayanan tang optimal bagi masyarakat. 

Beragam program pun terus dijalankan. Salah satunya yang terbaru, yakni pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) massal. 

Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel, Dedi Budiawan menuturkan bahwa program pencetakan KIA massal yang kini tengah digalakkan, memiliki dua kategori. 

“Kategori pertama untuk anak lima tahun ke bawah,” ujar Dedi, Senin (14/3/2022). 

Untuk kategori ini, pihaknya mematok target untuk dapat mencetak KIA bagi sebanyak 50 ribu anak. 

“Targetnya sekitar 50 ribu. Nah kalau lima tahun ke bawah ini, tidak pakai foto. Maka kita pakai dari data base yang ada, lalu kita langsung cetak,” katanya. 

Ia memaparkan, program pencetakan bagi kategori pertama ini sudah berjalan. Bahkan, beberapa KIA kini audah disalurkan kepada masyarakat. 

“Sudah berlangsung, Insya Allah 50 persen selesai dan sisanya sedang didistribusikan warga mulai dari kelurahan-kelurahan. Bahkan beberapa kecamatan sudah 100 persen. Tinggal yang warganya banyak-banyak, seperti di Kecamatan Pamulang, Pondok Aren, Ciputat, Ciputat Timur itu masih berproses,” paparnya.

Sementara itu untuk kategori lainnya, yakni KIA bagi anak berusia lima tahun ke atas. Khusus kategori ini, Disdukcapil sengaja menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel. 

“Kategori ini adalah KIA massal melalui kolektif sekolah, tentu secara sistem atau online. Melalui SD dan SMP. Kita kerjasama dengan Dikbud. Kenapa? Karena kami butuh fotonya. Ini sedang diproses. Agak sedikit dipending, kenapa? Karena saat ini kami sedang migrasi ke SIAK Pusat, sedang proses install,” terang Dedi Budiawan. 

Untuk kategori di atas lima tahun ini, pihaknya memiliki target yang juga cukup fantastis. Ia berharap, layanan pencetakan KIA ini dapat berjalan dengan lancar. 

“Kategori kedua ini, targetnya sekitar 70-80 ribu KIA atau siswa,” tandasnya. (RMN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya