CIPUTAT – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mencatat adanya peningkatan angka stunting yang cukup signifikan di wilayahnya.
Berdasarkan hasil survei gizi Indonesia 2021, angka stunting tersebut meningkat hingga 19 persen. Bertambah lima persen dari survei tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut hampir menyentuh ambang batas angka stunting yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 20 persen.
“Wah Gede (angka kenaikannya), sekarang 19 persen. Sebelumnya di 2020 14 persen begitu 2021 jadi 19 persen,” papar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar, Jumat (14/1/2022).
Dengan adanya peningkatan tersebut, Allin menyebut bahwa Tangsel kini tak lagi menjadi wilayah dengan angka stunting terendah se-Banten.
“Jadi yang harus kita lakukan saat ini adalah bagaimana kita mengatasi kasus yang sudah ada dan tidak menambah kasus baru,” tuturnya.
Kenaikan angka stunting ini, membuat Dinas Kesehatan harus menempuh sejumlah langkah melalui program-programnya.
“Caranya bagiamana, kita harus mempersiapkan bagaimana wanita untuk hamil. Misalnya program pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri, kemudian juga konsultasi perkawinan itu pada saat pre menikah. Kemudian setelah menikah itu bagaimana dia bisa menjaga 1.000 hari kehidupan. Terus bagaimana setelah lahir asupan gizi untuk anaknya dan ini yang terus kita lakukan,” tuturnya.
Selain melakukan pencegahan, Pemkot Tangsel juga berencana untuk merubah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serpong Utara menjadi fasilitas kesehatan khusus penanganan stunting.
“Masih kita persiapkan. Kita kan saat ini operasional poli dulu, operasional perawatan umum dulu sambil nanti kita berjalan mempersiapkan itu,” katanya.
Senada dengannya, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menambahkan, pelayanan terhadap gizi anak ini memang harus menjadi perhatian besar.
Langkah yang tepat, menurutnya adalah dengan menjadikan RSUD Serpong Utara sebagai rumah sakit tematik khusus stunting.
“Itu harus ada fasilitas layanan stunting. Jadi saya dorong, walaupun nanti juga melayani lainnya. Tapi khusus stunting nanti disitu. Untuk target dan lain lain ada di Dinkes,” pungkasnya. (RMN)
















Komentar