SERPONG, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan semakin menggalakkan razia terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di wilayahnya.
Razia kali ini, dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan Kota Tangsel, Sabtu (13/2/2022) malam.
Dalam razia tersebut, petugas masih menemukan banyak masyarakat yang masih abai terhadap protokol kesehatan. Sejumlah pelanggaran pun dijumpai saat razia itu berlangsung.
Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al-Fachry memaparkan mayoritas pelanggaran yang ditemukan, yaitu pemakaian masker.
Nyatanya, masih banyak warga Tangsel yang tak menggunakan masker saat ke luar rumah. Dalam razia itu, terdapat puluhan orang yang kepergok tak menggunakan masker dari tiap-tiap kecamatan.
“Di wilayah Parigi dan Pondok Pucung ditemukan 15 orang tak menggunakan masker, di wilayah Ciputat ada 20 orang, lalu di wilayah Pamulang khususnya di Pasar Bukit dan Jalan Benda Timur ditemukan sebanyak 50 orang tak bermasker,” paparnya.
Sementara, di wilayah Serpong petugas juga menemukan sebanyak 13 orang tak menggunakan masker. Hal serupa juga ditemukan di wilayah Kelurahan Pondok Aren.
“22 orang tak menggunakan masker, lalu di Kecamatan Serpong Utara, 8 orang tak bermasker,” imbuhnya.
Temuan itu membuat petugas harus melakukan tindakan yang tegas, namun tetap dengan pendekatan persuasif.
“Kami membagikan masker dan melakukan teguran terhadap pelanggar agar tetap menggunakan masker saat ke luar rumah,” katanya.
Selain masyarakat yang tak menggunakan masker, dalam razia itu petugas juga menemukan sejumlah pelanggaran lain.
Mulai dari kafe yang melebihi kapasitas, hingga ada salah satu kafe yang nekat menjual minuman keras.
“Dalam razia itu kami menindak salah satu tempat terkait penjualan miras dan dilakukan penyitaan berdasarkan ketentuan Perda,” tuturnya.
Selain itu, petugas juga mengawasi penggunaan pedulilindungi terhadap seluruh pusat perbelanjaan.
“Memantau beberapa mal terkait penggunaan dan penyediaan scan barcode untuk para pengunjung,” tandasnya. (RMN)
















Komentar