oleh

Marak Artis Pakai Narkoba, Repdem Tangsel Ajak Perang

SERPONG-Marak artis menggunakan narkoba, membuat Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Tangsel prihatin. Sebagai salah satu bentuk keprihatinannya, Repdem menggelar webinar tentang bahaya narkoba, Senin (12/7).

Webinar Repdem Tangsel dihadiri oleh narasumber yang sangat kompeten, seperti Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Iwan Rahayu, Muhamad Rosid Gozali selaku Kaur Bin Ops Sat Resnarkoba Polres Kota Tangsel, Edy Kurniawan selaku Seksi Rehabilitas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel. Webinar ini dibuka langsung oleh Wanto Sugito selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel.

Wanto mengatakan, Repdem Tangsel harus maju sebagai garda terdepan dalam pencegahan narkoba bagi kalangan milenial. “Repdem harus jadi garda terdepan, bergerak mengajak anak-anak muda di Kota Tangsel untuk mengenal bahaya narkoba serti ikut serta menjaga lingkungannya masing-masing agar bersih dari narkoba,” ujarnya.

Sedangkan, Iwan Rahayu menyampaikan dalam persoalan pencegahan narkoba Repdem harus siap bermitra dan bersinergi bersama BNN dan Polres Tangsel agar pencegahan itu sampai kepada kalangan masyarat luas.

“Repdem tentu tidak bisa bergerak sendiri dalam perangi narkoba, harus bersama-sama dengan kepolisian. Mulai dari Polres Tangsel maupun dari BNN Kota Tangsel. Artinya sinergi itu sangat penitng,” terangnya.

Sebagai penegak hukum, IPDA Muhammad Rosid Gazali juga sepakat, bahwa upaya pencegahan beredarnya narkoba di kalangan muda harus lebih intens lagi, sebab akibat yang terjadi sangatlah berbahaya bagi generasi penerus bangsa.

Di pertengahan diskusi mengenai Pencegahan Narkoba, Rico, ketua DPC Repdem Tangsel menegaskan, pihaknya akan terus bersinergi dengan kepolisian.

Sementara, BNN Tangsel yang diwakili Edy Kurniawan sebagai Seksi Rehabilitasi mengungkapkan, penanganan bagi para pecandu narkoba jika pemakai bisa digunakan sistem rehabilitasi dan sangat disarankan untuk para pemakai. “Jika untuk bandar bisa dijerat hukuman berat penjara bahkan bisa dihukum mati,” pungkasnya. (dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya