JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menceritakan pengalamannya terinfeksi Covid-19 ketika melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS), dua minggu lalu.
“Setelah melakukan 47 acara pertemuan fisik yang begitu padat, sering dilakukan tanpa masker (sesuai aturan di Amerika Serikat), juga di tengah cuaca musim semi yang relatif masih dingin dan hujan serta dalam kondisi puasa, saya akhirnya tertular Covid-19,” curhatnya dalam akun Instagramnya, @smindrawati, dikutip Selasa (10/5).
Bersyukur, karena sudah dua kali mendapat vaksin Covid-19 plus vaksin booster jenis MRNA sesuai aturan vaksinasi pemerintah, Sri hanya mengalami gejala ringan. “Batuk sedikit dan pilek dengan sedikit sakit kepala beberapa hari,” kisah Sri.
Menurut aturan di negeri Paman Sam, penderita Covid-19 yang bergejala ringan diharuskan menjalani isolasi mandiri. Sri, melakukannya di New York.
Sri menceritakan, selama isolasi mandiri di hotel, setiap pagi dirinya berjemur di jendela. Dia juga mengisi harinya dengan membaca buku “RAFA – My Story”, yang berkisah tentang petenis juara dunia Rafael Nadal.
“Saya mengagumi etos dan sikap disiplin sangat tinggi, humility dan dukungan keluarga yang sungguh luar biasa yang ditulis dalam kisah perjuangan Rafael Nadal, untuk mencapai juara rangking pertama dunia dan memenangkan grand slam yang sungguh luar biasa,” ungkap Sri.
Cerita RAFA, menurutnya, sungguh sangat inspiratif dan menambah perspektif hidup, bagaimana mental juara digembleng dan bagaimana peran keluarga sangat penting dalam membentuknya menjadi manusia yang baik, rendah hati dan ulet. “Buku RAFA menjadi teman yang menambah semangat saya untuk pulih kembali,” tuturnya.
Dalam postingan di Instagramnya itu, Sri Mulyani mengunggah lima slide foto yang dua di antaranya, menunjukkan dirinya tengah membaca buku tersebut. Sementara tiga lagi, menunjukkan eks Direktur Bank Dunia itu tengah berjemur di jendela.
“Alhamdulillah, saya sembuh dalam waktu yang relatif singkat, sehingga segera bisa kembali ke Indonesia dan tetap dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di Semarang,” terangnya.
Berkaca dari pengalamannya, Sri pun menganjurkan masyarakat yang belum divaksin Covid-19, termasuk booster, untuk segera melakukannya.
“Sebaiknya disiplin mengikuti jadwal vaksinasi sesuai anjuran pemerintah. Itu untuk manfaat dan kepentingan serta keamanan anda sendiri dan melindungi juga keluarga anda,” ingat Sri.
Diingatkannya, bila masyarakat sehat, kegiatan akan normal kembali. Ekonomi juga akan pulih, dan keuangan negara juga akan menjadi sehat lagi. “Tetap disiplin kesehatan. Jangan lupa vaksin lengkap serta booster,” imbau Sri, menutup curhatannya. (AY)
Artikel ini telah tayang di rm.id
















Komentar