oleh

Bupati Pandeglang Apresiasi Langkah Erick Thohir Soal Joint BUMN dengan BUMD

PANDEGLANG – Kedatangan Menteri Bandan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir ke Pendopo Pandeglang, Rabu (11/5/2022) disambut hangat oleh Bupati Irna Narulita.
Diketahui Erick Thohir datang ke Kota Santri untuk menghadiri Hari Lahir (Harlah) Mathla’ul Anwar (MA) ke-109 di Kecamatan Menes.

Dalam pertemuannya dengan Bupati Irna di Pendopo Pandeglang, Erick Thohir berbincang banyak hal, salah satunya kerja sama BUMN dengan BUMD.
Bupati Irna mengapersiasi, atas dukungan Menteri BUMN terhadap BUMD di Kabupaten Pandeglang bisa bekerjasama dengan Indonesia Power dalam mengelola limbah jadi paving block.

“Ibu (Irna menyebut dirinya) ucapkan apersiasi BUMD kita kerjasama dengan Indonesia Power, lalu ibu juga mengusulkan untuk beasiswa anak-anak kita yang ke perguruan tinggi, supaya kualitas SDM bisa mumpuni. Tadi dikasih jalan oleh pak Menteri,” ungkap Irna.

Dikatakan Irna, banyak warganya yang lulusan sarjana diterima bekerja di perusahaan BUMN, seperti di PT. CSD, PLN, Pegadaian, perbankan, dan PLTU Labuan.

Walaupun sebanyak 32 ribu warga Kabupaten Pandeglang sudah terbantu kucuran program Permodalam Nasional Madani (PNM) Mekaar, namun Bupati Irna meminta lagi agar ditambah.

“BUMN sudah kasih program PNM Mekaar dan diberikan memfasilitasi kepada 32.000 untuk warga Pandeglang, selebihnya ibu minta lagi ke Pak Menteri BUMN (Erick Thohir). Begitu juga mengenai UMKM ibu sampaikan, karena kan produk kita harus berkelas sehingga butuh pembinaan dan pelatihan,” harapannya.

Selain itu Irna juga menyampaikan soal kawasan Industri yang sedang dicanangkan di Kabupaten Pandeglang. Terlebih soal harapan lahan milik BUMN dapat digunakan kawasan industri di Pandeglang.

“Kawasan industri titik kordinatnya itu sebagian ada tempat pemukiman, kami mau bergeser dan sebagian lahannya milik BUMN yaitu PT. PN 8. Itu yang sedang kami lobi tadi agar dapat kerjasama dengan BUMD kami,” jelasnya.

“Hibah, kerja sama atau bentuknya bagi hasil atau seperti apa antara PT. PN dengan BUMD, lalu BUMD dengan Jababeka. Banyak sekali solusi-solusi yang diberikan oleh Pak Menteri, kami ucapkan terima kasih. Beliau juga tadi mengundang saya agar ngobrol di Jakarta, semoga saja setelah membuat surat dapat bertemu membicarakan hal tersebut lagi,” tandasnya.

Sementara, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, tak sedikit program pemulihan ekonomi kerakyatan yang dikucurkan oleh pihaknya.

“Kita konsisten terhadap program ekonomi kerakyatan yang ada di BUMN kita dorong di seluruh Indonesia. Program yang kita fokuskan salah satunya program Mekaar,” katanya.

Erick menyebut, terdapat 32.000 nasabah Mekaar di Kabupaten Pandeglang dengan jumlah anggaran yang disediakan sekitar Rp 130 miliar.

“Ibu-ibu di desa yang merupakan tulang punggung keluargapun mendapatkan pinjaman tanpa agunan Rp 1-4 juta. Data di Pandeglang ada 32.000 nasabah, Rp 130 miliar. Ini potensi yang bisa ditingkatkan,” jelasnya.

Soal kawasan industri di Pandeglang dinilai Erick, dapat berjalan jika infrastrukturnya sudah mumpuni. “Kawasan industri hanya bisa berjalan kalau infrastrukturnya tembus, dan tentu kami sebagai menteri korporasi bukan menteri kebijakan. Jadi, kalau memang ada penugasan secara korporasi juga baik, ya kita jalankan,” ujarnya.

“Tadi saya juga bilang sama ibu (Irna Narulita, red) mesti bicara juga dengan Pak Menhub dan Menteri PUPR untuk melihat bagaimana pembangunan infrastruktur. Tol yang kedua kan bakal tembus ya,” pungkas Erick.(rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya