oleh

Cegah Pelajar Tawuran, DPRD Kota Tangerang Usulkan Raperda

TANGERANG – Maraknya aksi pelajar yang melakukan tawuran semakin memprihatinkan. Pasalnya, hal tersebut tentu menganggu sejumlah aktifitas maupun keamanaan di lingkungan sekitar.

Seringkali, masyarakat mengeluh sebab tawuran nampaknya menjadi hal yang sering terjadi terutama di kalangan para pelajar.

Sejumlah antisipasi dalam menangani permasalahan tawuran senantiasa sudah dilakukan baik dari pihak pemerintah, aparat maupun kalangan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatoy Wibowo merespon bahwa pihaknya akan mengusulkan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Di mana Raperda ini menurut Gatot, sebagai langkah inisiatif yang dilakukan untuk acuan pendidikan anak-anak generasi muda saat ini.

Adapun Raperda yang akan diusulkan nantinya bertema tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

“Permasalahan yang kerap terjadi di kalangan anak muda, membuat kami mengusulkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan,” tutur Gatot, Senin, (11/4/2022).

Nantinya, pendidikan pancasila dan wawasan kebangsaan akan menjadi mata pelajaran untuk para pelajar khususnya di Kota Tangerang.

Hal itu diharapkan agar pelajar mampu mendalami setiap unsur-unsur nilai kepancasilaan maupun pengetahuan tentang kebangsaan.

Selain mengusulkan Raperda tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Gatot menyampaikan bahwa pihaknya juga akan mengusulkan mengenai Raperda Peraturan Pendidikan tentang Penyelenggaraan Pesantren. Hal tersebut bertujuan untuk mendidikan generasi-generasi muda bangsa.

Untuk itu, lanjut Gatot bahwa dalam mewujudkan hal tersebut, diperlukan adanya kontribusi dari tenaga pendidik untuk dapat memantau anak didiknya. Selain itu, orang tua dan lingkungan sekitar pun menjadi hal yang berpengaruh terhadap perkembangan kondisi anak.

“Saya harap ke depan tenaga pendidik juga untuk bisa lebih memantau anak-anak didiknya walaupun dalam mendidik pelajar bukan hanya tanggung jawab pengajar tapi juga para orang tua dan lingkungan sekitar. Karena lingkungan yang baik menghasilkan generasi yang baik,” pungkasnya. (SH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya