oleh

Kasus Omicron Terdeteksi di Tangsel, Pasien Punya Riwayat Perjalanan ke Amerika Serikat

SERPONG – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan memastikan bahwa empat orang yang dikonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron tidak terpapar saat berada di wilayahnya ini. Melainkan, tertular usai melakukan perjalanan jauh ke luar Kota Tangerang Selatan. 

Satu di antaranya, memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, yakni Amerika Serikat. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar menerangkan, pasien tersebut melakukan perjalanan ke Amerika Serikat sejak 3-20 Desember 2021 lalu. 

“Perempuan usia 34 tahun setelah ada kunjungan kerja di Amerika Serikat dari tanggal 3-20 Desember. Lalu langsung pulang dan transit ke Dubai tanggal 21 Desember, dan tiba di Indonesia tanggal 22 Desember 2021 di bandara Soekarno Hatta,” papar Alliin melalui keterangan resminya, Selasa (11/1/2022). 

Kemudian, sesampainya di Tanah Air pasien tersebut langsung melakukan uji Swab PCR. Namun, pada saat itu hasil pemeriksaan masih menunjukkan bahwa dirinya negatif. 

Kendati demikian, kata Allin, pasien tersebut tetap mengikuti aturan yang berlaku untuk menjalani karantina di Hotel Thamrin, DKI Jakarta, selama 10 hari. 

“Lalu pada saat hari ke-9, hasil Swab PCR yang bersangkutan positif. Kemudian karena pihak hotel tidak menerima karantina yang positif, maka pasien dirujuk ke Rumah Sakit Ciputra Garden, dekat bandara Soekarno Hatta,” terangnya. 

Allin menyatakan, hingga saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. 

Berbeda dengan kasus perempuan berusia 34 tahun tersebut, Allin mengatakan, tiga kasus Omicron lainnya berasal dari transmisi lokal. 

“Dua di antaranya merupakan suami istri yang tidak ada riwayat perjalanan luar negeri. Pasien tersebut awalnya kontak erat dari pasien positif dari salah satu rekan kerjanya,” tuturnya. 

Mereka dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron usai menjalani pemeriksaan swab PCR. 

Kemudian, satu kasus lainnya dialami oleh seorang pria paruh baya berusia 60 tahun.

Sebelum dinyatakan positif, pasien sempat mengeluh bahwa dirinya mengalami meriang. 

“Tidak ada riwayat perjalanan luar negeri. Pasien dites RDT Antigen, dan hasilnya positif. Kemudian pada tanggal 4 Januari 2022, pasien menjalani swab di RS Pelni Jakarta Pusat,” tandasnya. (RMN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya