JAKARTA – Gara-gara tampilkan pasangan gay di acara podcast-nya, Deddy Corbuzier harus menelan pil pahit. Selain dikritik banyak orang, dia juga kehilangan follower dan subscriber-nya.
Pasangan gay yang ditampilkan Deddy adalah Ragil Mahardika dan Frederik Vollert. Podcast diberi judul ‘Tutorial Jadi Gay di Indo!’ itu diupload, Sabtu (7/5) lalu. Hingga tadi malam, podcast Deddy sudah ditonton 5 juta orang dan dikomentari lebih dari 95 ribu orang isi komentarnya macam-macam.
Kebanyakan komentarnya pedas-pedas. Mereka menolak keputusan Deddy yang mengundang pasangan gay. Apalagi, podcast yang berdurasi 1 jam 49 detik itu berisi informasi seputar kehidupan dan hasrat kelainan seksual gay.
Warganet menilai podcast Deddy kali ini tidak mengedukasi dan cenderung mengkampanyekan kehidupan gay. Mereka khawatir, para gay akan semakin berani tampil ke publik.
Akun Twitter @SherlyOctaviani mengaku beberapa kali menemukan konten Deddy yang mengarah kepada penyimpangan norma-norma agama mayoritas di Indonesia.
“Parah! Semakin ke sini konten podcast-nya Deddy Corbuzier semakin tidak jelas, telah merusak tatanan sosial dengan membahas hal-hal yang menyimpang dari ajaran agama secara terang-terangan. Katanya smart people nyatanya tidak smart,” tulisnya.
@PinarsisntaSiska khawatir perilaku menyimpang itu jadi tumbuh subur. “Ih takut banget. Jangan kasi lapak sama hal ini. Ini benar-benar nggak ditoleransi nggak sih? Heran deh sama yang support beginian,” tukasnya. “OTW unsubscribe Deddy,” sahut @ryans_bloodly. “Aku udah unsubscribe tuh akun. Semoga yang lain menyusul,” seru @herwina1431.
Desakan unfollow seluruh media sosial Deddy, termasuk kanal YouTubenya menggema di dunia maya. Bahkan ajakan ini sempat jadi trending topik di Twitter dengan #UnsubscribePodcastCorbuzier.Kampanye unfollow medsos Deddy rupanya berhasil. Hingga tadi malam, Deddy sudah kehilangan 8 juta follower-nya di Instagram. Sebelum kejadian tersebut, Deddy masih memiliki 20 juta follower.
Namun ketika video itu ramai dikritik warganet, jumlah follower Deddy terjun bebas ke angka 11,1 juta.
Subscriber YouTubenya juga berkurang. Jika sebelumnya mencapai 18,8 juta, maka hingga tadi malam jumlahnya tinggal 18,7 juta.
Bukan cuma di medsos, di dunia nyata, sejumlah pihak menyentil Deddy. Ketua Bidang Dakwah dan Ukhwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis menegaskan, lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) merupakan tindakan yang perlu diobati. Semestinya, kata dia, Deddy tidak menoleransi dan memberikan panggung kepada kaum LGBT.
“Janganlah ikut menyiarkan pasangan LGBT itu,” tegas Cholil, kemarin.
DPR juga angkat bicara terkait kesembronoan Deddy mengundang pasangan gay. Anggota Komisi I DPR, Muhammad Iqbal meminta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menghapus video tersebut.
Bahkan, ditegaskan politisi PPP itu, Pemerintah perlu memproses hukum semua pihak yang mempromosikan LGBT dan pernikahan sesama jenis. (http://rm.id /AY)
















Komentar