PANDEGLANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pandeglang, tetap melakukan persiapan jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten 2022, meski saat ini di Pandeglang diberlakukan PPKM Mikro Diperketat. Salah satu persiapan itu antara lain rutin melakukan koordinasi dengan para pengurus cabang (pengcab) olahraga baik secara online maupun rapat terbatas.
Sekretaris Umum (Sekum) KONI Pandeglang, Mustandri mengungkapkan, koordinasi pengcab dengan KONI adalah untuk membangun komunikasi yang baik terutama jelang Porprov VI Banten 2022. “Selama pandemi memang tidak banyak aktivitas fisik yang bisa dilakukan pengcab dan KONI. Namun koordinasi harus tetap dilakukan sehingga komunikasi tetap terjaga,” jelas Mustandri.
Dikatakan Mustandri, Pengcab yang punya atlet dan berwenang melakukan pembinaan tapi KONI yang memfasilitasi baik fasilitas maupun pendanaan. “Di KONI Pandeglang terdapat 42 pengcab. Namun menjelang Porprov VI Banten 2022 mungkin tidak semua cabang olahraga dipertandingkan, sehingga kami juga harus menentukan skala prioritas,” tandasnya.
“Mari sama-sama berjuang untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Pandeglang. Meski kita tahu tidak semua pengcab mendapat sarana dan prasarana yang memadai tapi kita tetap harus semangat,” pungkas purnabakti ASN di Pemkab Pandeglang ini.
Ketua Bidang Bina Prestasi (Binpres) KONI Pandeglang, Sirojudin Aulawi mengatakan, penyamaan persepsi antara pengcab dan KONI penting dilakukan.
“Pembinaan selama pandemi tidak bisa leluasa. Namun kami tetap memantau geliat pengcab baik secara daring maupun rapat terbatas,” tandasnya.
Sirojudin juga tidak membantah pihaknya mulai fokus menghadapi Porprov Banten 2022. “Kami ingin prestasi Pandeglang di Porprov Banten nanti lebih baik lagi. Makanya diperlukan komunikasi yang baik dengan pengcab,” pungkasnya.(rie)















Komentar