oleh

Setelah Dibedah, Walikota Tangsel Resmikan 198 Rumah Tak Layak Huni

CIPUTAT- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel membedah 198 rumah warga yang tak layak huni menjadi layak.

Dari 198 rumah, sebanyak 47 rumah berada di kawasan Ciputat. Seperti salah satu rumah yang berada di Jalan tanah merah RT 06/04, Kelurahan Serua, Ciputat milik Nurhaeni.

Rumah milik Nurhaeni ini terlihat indah setelah dibangun, bahkan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie meresmikan rumah yang telah dibangun oleh Perkimta melalui Badan Kesejahteraan Masyarakat (BKM).

 

Wali Kota Tangsel mengecek kondisi rumah setelah dibangun.

Benyamin menjelaskan bahwa penerima bedah rumah ini merupakan hasil dari usulan dari tahun sebelumnya.

Benyamin menuturkan dalam setahun ini saja, sudah terdapat sebanyak 198 rumah yang telah disulap menjadi hunian yang nyaman. Dengan syarat yang harus dipenuhi.

”Salah satu syaratnya adalah rumah merupakan milik sendiri dan berdiri di tanah milik sendiri,” ujar Benyamin yang menambahkan bahwa rumah ini diperuntukan warga yang memang berlatar belakang tidak mampu.

Program bedah rumah ini merupakan program rutin yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Dimana setiap tahunnya, ratusan rumah diperbaiki melalui program ini. Untuk tahun depan saja, Benyamin memastikan ada 150 rumah yang akan dibedah.

Wali Kota Tangsel menghadiri peresmian bedah rumah yang diselenggarakan Dinas Perkimta Tangsel,Rabu (8/12)

”150-an rumah itu merupakan usul dari BKM, jadi bisa saja bertambah di anggaran perubahan. Kita melakukan bedah rumah itu sesuai dengan usulan,” ujar Benyamin yang melanjutkan bahwa rumah yang dibedah ini diharapkan untuk tidak disewakan, dan untuk digunakan sendiri.

Sementara salah satu penerima manfaat, Nuhaeni memberikan apresiasinya kepada pemerintah yang sudah peduli terhadap warga-warga yang memang hidup dalam garis kekurangan. Dimana mereka yang tidak mampu untuk memperbaiki tempat tinggalnya sendiri.

”Terimakasih Pak Ben, bapak ibu dan yang lainnya juga. Ini merupakan mimpi bagi orang-orang seperti saya. Tinggal tanpa takut genteng bocor atau lainnya,” pungkasnya.(Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya