oleh

Arab Saudi Cabut Pembatasan Covid, Tanpa Karantina Dan Tes PCR

JAKARTA – Arab Saudi menghapus sebagian besar pembatasan Covid-19 mulai Sabtu (5/3). Kerajaan itu kini tak mewajibkan para pendatang menyerahkan hasil tes antigen cepat atau PCR dan mereka tidak mesti menjalani karantina wajib setibanya di bandara.

Semua kedatangan ke Arab Saudi dengan visa kunjungan dalam segala jenis diwajibkan untuk mendapatkan asuransi yang menanggung biaya pengobatan dari infeksi COVID-19 selama masa tinggal di Arab Saudi.

Tak hanya itu, penggunaan masker di luar ruangan. Hal tersebut juga berlaku di dua masjid suci, yakni Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Aturan jaga jarak pun dihapuskan. Meski demikian, Kementerian Dalam Negeri mengingatkan, masyarakat tetap diwajibkan menggunakan masker saat berada di dalam ruangan.

Laporan yang dikutip dari Saudi Gazette, keputusan itu diambil mengingat situasi pandemi yang dianggap berangsur membaik di kerajaan tersebut. Menteri Kesehatan Fahad Al-Jalajel mengatakan, mencabut protokol pencegahan terkait Covid-19 adalah bukti nyata dari keberhasilan kerajaan yang didukung penuh rakyat.Menurut Jalajel, tingkat imunisasi terhadap virus Corona di masyarakat Saudi di atas usia 12 tahun telah mencapai 99 persen.

“Peningkatan kesadaran kesehatan di antara anggota masyarakat telah berkontribusi besar dalam mengatasi pandemi,” tambahnya.

Kerajaan juga mencabut penangguhan penerbangan langsung dan kedatangan ke Kerajaan dari negara-negara berikut. Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Lesotho, Eswatini, Mozambik, Malawi, Mauritius, Zambia, Madagaskar, Angola, Seychelles, Republik Bersatu Komoro, Nigeria, Etiopia, Afghanistan. RM.id/AY (http://rm.id’)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya