JAKARTA – Amerika Serikat (AS) menyampaikan terima kasih kepada Indonesia karena turut mensponsori resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Ukraina.
Ucapan tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Wendy Sherman di telepon, saat menghubungi Menlu Retno Marsudi pada 2 Maret 2022.
Warga Negera Ukraina bersama simpatisan menyerukan Rusia menghentikan serangan ke Ukraina, di Kantor Konsulat Ukraina, Denpasar, Bali, Selasa (1/3/2022).
“Wamenlu mengecam serangan yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang menjadi sponsor bersama resolusi terkait Ukraina,” kata Juru Bicara Kementerian Luar AS, Ned Price, dalam keterangan tertulis Kemenlu AS yang diterima RM.ID (Tangsel Pos Group), Kamis (3/2).
Sebelumnya, Majelis Umum PBB dalam pemungutan suara bersejarah menyerang Rusia atas invasi Ukraina. Resolusi ini didukung 141 dari 193 anggota majelis. Lima negara termasuk Rusia, Suriah dan Belarus memberikan suara menentang mosi.Resolusi juga menuntut agar Moskow berhenti berperang dan menarik pasukan militernya, sebuah tindakan yang bertujuan untuk secara diplomatis mengisolasi Rusia di badan dunia itu.
Sementara 35 negara lain memberikan suara abstain. Mereka yang abstain termasuk, China, India, Pakistan, Vietnam, Laos, dan Kuba.
Adapun yang menolak resolusi itu terdapat lima negara adalah Rusia, Suriah, Korea Utara, Eritrea, serta Belarusia.
Indonesia jelas mendukung resolusi itu. Resolusi Majelis Umum PBB ini tidak mengikat, namun mereka membawa bobot politik.
Selain isu Ukraina, Menlu Retno dan Wamenlu Sherman juga membahas hubungan bilateral dan ASEAN. Baik Wamenlu Sherman dan Menlu Retno Marsudi menekankan juga pentingnya Kemitraan Strategis AS-Indonesia.
“Keduanya juga membahas upaya untuk memastikan suksesnya pertemuan AS-ASEAN yang akan berlangsung di Washington,” jelas Price.
Presiden AS Joe Biden berencana menjadi tuan rumah KTT khusus Amerika Serikat dan para pemimpin ASEAN pada 28 dan 29 Maret mendatang.
RM.id/AY (http://rm.id)
















Komentar