JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyaksikan 80 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berhasil dievakuasi dari Ukraina tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis (3/3/2022).
Kepada para WNI, Retno mengucapkan selamat datang kembali ke Indonesia.
“Kepada WNI yang baru saja dievakuasi dari Ukraina, saya sampaikan selamat datang di Tanah Air dan selamat berkumpul dengan keluarga,” kata Retno dalam konferensi pers yang ditayangkan sebuah TV Swasta pada Kamis.
Selain itu, Retno juga menyampaikan pesan kepada para WNI agar terus menjaga protokol kesehatan di Tanah Air.
Mengingat, situasi dan kondisi di Indonesia masih diselimuti pandemi Covid-19.
Tidak Ikut Rombongan Evakuasi ke Indonesia, 12 WNI Masih di Bucharest Karena Positif Covid-19
Pada kesempatan tersebut, Retno mengungkapkan bahwa sebanyak 80 WNI dan 3 Warga Negara Asing (WNA) yang merupakan keluarga dari rombongan WNI berhasil dipulangkan ke Indonesia.
Namun, sebanyak 14 WNI disebut masih harus tinggal di Bucharest, Rumania untuk sementara waktu dan belum dapat ikut dalam rombongan kepulangan.
Adapun dari 14 WNI itu, sebanyak 12 orang di antaranya terdeteksi positif Covid-19 dan harus tinggal di Bucharest.
“Sementara 2 orang lainnya, memilih tinggal di Bucharest, untuk menemani anak mereka yang positif Covid-19,” tutur Retno.
Kendati demikian, pemerintah melalui KBRI di Bucharest disebut akan terus memantau dan mendampingi 14 WNI itu.
Menurut Retno, jika kondisi kesehatan mereka sudah memungkinkan, maka akan dipulangkan dengan pesawat komersial ke Tanah Air. Diketahui, proses evakuasi WNI ini terjadi setelah konflik antara Rusia dan Ukraina.
Konflik itu berujung pada serangan militer Rusia ke Ukraina yang dianggap membahayakan penduduk, termasuk WNI.
Pada hari kelima invasi Rusia ke Ukraina, yaitu Senin (28/2/2022), sebanyak 99 dari 153 WNI yang dilaporkan berada di negara tersebut telah berhasil dievakuasi ke Polandia dan Rumania.
WNI yang dievakuasi itu berada di dua titik aman, yakni di Rzeszow, Polandia; dan di Bucharest, Rumania. (NET/AY)
















Komentar