SERPONG-Warga isolasi mandiri (isoman) di Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan bantuan paket sembako dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Banten. Di kecamatan itu sebanyak 300 paket disalurkan.
Paket sembako ini berasal dari pajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Gubernur Banten Wahidin Halim memang menginstruksikan bawahannya untuk membantu warga terdampak Covid-19.
Penyaluran bantuan di Kecamatan Serpong dilakukan di aula kecamatan, Kamis (2/9). Nilai per paket Rp 150 ribu, berisi beras lima kilo, minyak lima liter, dan obat obat-obatan serta susu.
Sekretaris Satpol PP Banten, Massaputro Delly secara simbolis menyerahkan bantuan itu kepada Ketua Karang Taruna Tangsel Fiqri Yanuardi Putra disaksikan Sekretaris Kecamatan Serpong Mamat dan Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rasyid.
“Distribusi bantuan sembako Covid dari Pmerintah Provinsi Banten melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Banten. Sumber dari pajak ASN lingkup Banten sesuai dengan instruksi Gubernur. Dan momennya pada Juli kemarin Karena banyak yang tidak tertangani di institusi kesehatan dan isolasi mandiri. Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada yang isoman. Tapi distribusi tetap berjalan, dan di Tangsel 1.200 paket,” ujarnya.
Ketua Karang Taruna Kota Tangsel, Fiqri Yanuardi Putra menjelaskan, bahwa Karang Taruna berupaya keras dalam mewujudkan bebas Covid-19 dengan membentuk Satgas PPKM di tingkat kelurahan. Mulai dari penyemprotan disinfektan dan bagi-bagi masker. Tentu dengan adanya bantuan sembako dari Banten ini sangat membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.
“Kami dari pengurus Karang Taruna mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten dan juga Baznas Provinsi Banten atas bantuan paket sembako yang diberikan kepada masyarakat Tangsel, khususnya Kecamatan Serpong,” tutupnya. (din)
















Komentar