TANGERANG—Malang nasib Suherlan. Warga Desa Bojong Nangka Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang itu telah dirampok dan dibunuh dua tersangka 1berinisial YM dan T. Yang lebih tragis lagi, jenazah korban dibuang ke kawasan Danau Gawir Desa Legok Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang.
Kisah tragis yang dialami Suherlan berawal dari ditemukannya mayat tanpa identitas terbungkus karung di Danau Gawir, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa (31/5) pukul 11:00 wib siang. Penemuan jenazah pria itu sempat menggegerkan warga setempat.
Ketua RT 01/RW 11 Kampung Gawir, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kohirudin mengatakan, awalnya dirinya mendapatkan informasi dari seorang warga yang sedang memancing di danau bekas galian itu.
Warga melihat ada sesuatu di dalam karung mirip dengan boneka. Saat diperhatikan dengan lebih detail saksi mata ketakutan dan langsung melaporkannya kepada ketua RT.
“Pada saat ditemukan, mayat yang terbungkus karung itu posisinya telungkup. Saya juga agak meragukan awalnya, karena takut orang atau boneka posisinya saya memang lagi di sawah,” kata Ketua RT 010/011 Desa Legok, Kohirudin kepada Satelit News, di lokasi, Selasa (31/5).
Kohirudin bilang, setelah mendapatkan informasi tersebut, dirinya langsung melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian.
“Sudah mengeluarkan aroma bau,”tegasnya.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Aldo Primananda mengatakan, mayat pria tanpa identitas yang terbungkus dalam karung di Danau Gawir, Desa Legok, Kecamatan Legok diduga korban pembunuhan. Hal itu diketahui setelah adanya luka di bagian kepala korban.
“Ada mengarah kesana (pembunuhan). Secara kasat mata ada beberapa luka di bagian kepala. Pastinya kita menunggu hasil autopsi,”kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Aldo Primananda kepada Satelit News (Tangsel Pos Group) Selasa (31/5).
Kapolres Kota Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu mengatakan mayat yang ditemukan dalam karung di Danau Gawir itu merupakan korban perampokan. Korban bernama Suherlan sementara tersangka perampokan dan pembunuhan berinisial YM dan T.
Kapolres mengatakan korban Suherlan dirampok dan dibunuh di rumahnya, Kelurahan Bojong Nangka, Kelapa Dua. Dalam rumah tersebut, hanya ada Suherlan.
“Suherlan merupakan korban perampokan, hanya dia, tidak ada korban lain, ” jelasnya, Rabu (1/6).
Menurut Kapolres, kedua tersangka ditangkap di dua lokasi berbeda. Tersangka YM diringkus di Desa Curug Wetan Kabupaten Tangerang sedangkan T dibekuk di wilayah Periuk, Kota Tangerang.
Kapolres mengatakan, kedua tersangka membunuh korban Suherlan dengan senjata tajam kapak. YM dan T mengaku telah melakukan perampokan di rumah Suherlan lalu membunuh korban dengan cara memukul bagian kepala korban menggunakan kapak.
“Dua pelaku berhasil ditangkap pagi tadi (Rabu, 1/6) pukul 10:00 wib. Katanya, korban dibunuh dengan menggunakan kampak, ” jelasnya.
Setelah membunuh korban, para pelaku ini melarikan diri dengan membawa mobil korban. Keduanya membawa Suherlan untuk dibuang ke danau dengan niat menghilangkan jejak. Sedangkan mobil milik korban dijual.
Kapolres mengatakan meskipun sudah menangkap dua tersangka, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Masih didalami, Masih dalam penyelidikan,”pungkasnya. (BNN/AY)
















Komentar