oleh

Kemlu Terus Koordinasi Dengan Otoritas Swiss Cari Anak Ridwan Kamil

JAKARTA – Upaya pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) yang hilang di Sungai Aare, Swiss, terus dilakukan. 

Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia juga terus berkoordinasi dengan otoritas setempat demi mendapatkan kabar terbaru upaya pencarian Eril.

“Ini sudah masuk hari ketujuh upaya pencarian, dan memang hingga saat ini Eril belum bisa ditemukan,” terang Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha dalam press briefing virtual, Kamis (2/6).

Judha mengatakan, berbagai macam upaya terus dilakukan oleh KBRI Bern yang berkoordinasi dengan otoritas Swiss untuk menemukan Eril yang hilang ketika berenang di Sungai Aare pekan lalu.

Komitmen Pemerintah Swiss untuk membantu menemukan Eril juga telah ditegaskan oleh Kepala Polisi Maritim, Polisi Kanton Bern, serta Kepala Protokol Kementerian Luar Negeri Swiss Beatrice Schaer yang menemui orang tua Eril yaitu Ridwan Kamil dan istrinya Atalia.

Pertemuan kedua orang tua Eril dan otoritas Swiss tersebut berlangsung pada Selasa (31/5) dan Rabu (1/6) waktu setempat.

“Disampaikan bahwa pemerintah dan otoritas Swiss mengupayakan sebaik mungkin upaya pencarian dan saat ini terus diintensifkan dengan berbagai macam metode, baik itu melalui darat, perahu, maupun drone. Namun memang hingga saat ini (Eril) belum bisa ditemukan,” papar Judha.

Eril dilaporkan hilang terseret arus ketika berenang di Sungai Aare pada 26 Mei lalu. Eril dikabarkan tengah berenang bersama adik dan temannya. Namun, keduanya selamat.

Pemuda berusia 22 tahun itu berada di Swiss bersama keluarga mencari kampus tujuan untuk melanjutkan pendidikan S2.

Saat ini, selain oleh otoritas setempat, pihak keluarga Ridwan Kamil juga ikut membantu proses pencarian dengan memeriksa langsung beberapa titik-titik potensial di sepanjang bantaran Sungai Aare. Rute yang ditempuh oleh orang tua Eril tersebut termasuk rute darat dan sebagian wilayah sungai yang aman dijelajahi manusia.

Menurutnya, upaya pencarian Eril di sungai dilakukan melalui berbagai metode. Pencarian terus diintensifkan dengan metode patroli darat, perahu dan drone.

Sementara itu, Pemerintah Swiss memberikan dukungan penuh dalam upaya pencarian Eril dan menjadikan pencarian Eril sebagai prioritas utama.

Kepala Protokol Kementerian Luar Negeri Swiss, Beatrice Schaer juga memastikan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepolisian Kota Bern dan memantau perkembangan pencarian Eril. (AY/rm.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya