oleh

Mendag Lutfi Pantau Prokes di Pasar 8 Alam Sutera

SERPONG UTARA-Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meninjau Pasar 8 Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Kamis (30/9). Kunjungan Mendag untuk mengecek harga di pasar tersebut, sekaligus kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan (prokes).

Turut hadir Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) Joko Setiyanto, Plt Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat (Dirjen Kesmas) Kemenkes Kartini Rustandi beserta perwakilan manajemen Pasar 8 Alam Sutera.

Mendag Lutfi juga melakukan pengecekan terhadap harga-harga bahan pokok di pasar tersebut. “Kita lihat kepatuhan masyarakat di sini cukup tinggi, semuanya divaksin. Saya juga sekaligus cek harga, semua harga stabil dan semua baik, meskipun pasar ini pasar premium, tetapi semua harga stabil dan aman,” tuturnya.

Lutfi juga menyatakan, tidak ada kendala dari pedagang atau pengunjung pasar dalam menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Penerapan aplikasi ini sebagai wujud usaha pemerintah untuk mendorong kembali roda perekonomian masyarakat setelah pemberlakuan PPKM beberapa waktu lalu.

Lutfi juga mengungkapkan, pentingnya penggunaan aplikasi ini yang diharapkan mampu memberikan rasa aman pada pengunjung serta pedagang pasar dari resiko penularan Covid-19.

“Selain itu diharapkan masyarakat dapat tetap patuh menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan menjalankan protokol kesehatan, sehingga akan semakin mempercepat pulihnya kegiatan perekonomian masyarakat,” paparnya.

Pihak manajemen yang diwakili oleh Alam Sutera, Sari Setyaningrum menyatakan, Pasar 8 siap mendukung pemerintah mengenai pemberlakuan aplikasi PeduliLindungi yang bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Aplikasi ini sebagai salah satu persyaratan masuk ke dalam area pasar selain penerapan protokol kesehatan. Penerapan aplikasi PeduliLindungi juga dapat membantu memastikan seluruh pedagang dan pengunjung Pasar 8 sudah divaksin untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya