LEBAK – Cerita sedih datang dari keluarga Harsali (55) yang masih tidak percaya rumah semi permanennya yang sudah ditempati puluhan tahun terbakar hingga menghanguskan seluruh benda berharganya. Saat kejadian, rumahnya ditinggal bercocok tanam ke sawah.
Warga Kampung Cikunging, RT 04/RW 05 Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak ini kini hanya bisa pasrah dan berharap mendapat perhatian dari pemerintah, sebab harta yang tersisa hanyalah baju yang dikenakannya.
Selasa 31 Mei 2022 itu menjadi kenangan pahit bagi Harsali bersama istrinya dan kelima anaknya. Betapa tidak, rumah yang terbuat dari anyaman bambu dan kayu miliknya itu harus porak-poranda setelah diamuk si jago merah. Harsali yang kesehariannya sebagai petani sawah dan kebun itu kini berusaha tegar menghadapi nasib yang menimpanya.
“Selain bersabar dan ikhlas atas musibah yang dialami keluarga saya, ya apalagi. Ini nasib saya atas cobaan Yang Maha Kuasa untuk keluarga saya,” ucap Harsali saat ditemui SatelitNews.Id, di Kampung Cikuning, Desa Sukamaju, Selasa (31/05/2022) malam.
Pasca musibah kebakaran yang menghanguskan rumah berikut barang benda berharga miliknya, kata Harsali, membuat istrinya masih terbaring lemas. Hal itu, dikarenakan istrinya masih tidak percaya akan kejadian kebakaran yang saat itu ditinggal pergi ke sawah.
“Sore itu (saat kejadian), saya, istri sedang berada di sawah. Datang saudara saya, Holil meminta kami untuk segera pulang ke rumah, bahwa rumah saya itu sudah hangus terbakar berikut barang benda berharga pun tidak bisa diselamatkan,” Harsali menceritakan.
“Saat itu juga sekujur badan saya lemas, dan tidak percaya kejadian itu. Bahkan istri saya menangis. Pada saat itu juga kami langsung pulang dan melihat kondisi rumah sudah menjadi arang,” ungkapnya.
“Syok setelah melihat rumah sudah hangus berikut barang berharganya. Pada saat itu kami berusaha menenangkan diri masing-masing untuk menerima nasib ini,” ujarnya. “Saya kini hanya bisa pasrah atas musibah yang dialaminya. Saya pun berharap ada perhatian dari pemerintah pasca kejadian tersebut,” pungkasnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, yang langsung terjun ke lokasi melakukan kendaraan ulang sermbari memberikan bangga kedaruratan untuk meringankan beban hidup korban pasca bencana. “Bantuan logistik sudah diterjunkan malam itu juga, semoga bantuan yang kami salurkan bisa meringankan beban keluarga yang terdampak,” pungkasnya.
“Hasil asesmen ternyata ada dua rumah yang mengalami rusak berat yakni milik Harsali dan Rumsanah. Sementara dua rumah lainnya yang sebelumnya dilaporkan terdampak tidak mengalami kerusakan,” timpalnya.
Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 4 rumah semi permanen di Kampung Cikuning, Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, terbakar. Satu diantaranya rata dengan tanah. Kebakaran yang terjadi Selasa (31/05/2022) sore itu tidak menelan korban jiwa, begitupun berhasil dipadamkan oleh warga menggunakan alat seadanya. (BNN/AY)
















Komentar