oleh

50 Calon Dai Berlatih Membuat Konten Dakwah

PAMULANG-Pendidikan Kader Ulama (PKU) dilangsungkan MUI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk mencetak dai mumpuni. Pada 28-29 September, sebanyak 50 calon dai mumpuni digembleng.

“Pemkot Tangsel menyambut baik atas diselenggarakannya pendidikan kader ulama. Ini sebagai regenerasi penerus para Nabi sebagaimana ulama warosatul anbiya,” ujar Chaerudin, Asda 1 Pemkot Tangsel.

Dirinya berpesan agar para peserta PKU betul-betul mengikuti dengan serius supaya dapat mengimplementasikan ilmu dari para narasumber yang membidangi berbagai disiplin ilmu.

“Ulama yang akan menjadi rujukan masyarakat. Oleh sebab itu harus memiliki akhlak yang baik. Sebab ulama menjadi rujukan masyarakat. PKU tentu menjadi misi sektor keagamaan dan penguatan syariat Islam. Maka para kader diharapkan bisa mengaplikasikan di tengah masyarakat,” pesan ia.

PKU digelar oleh Komisi Pendidikan Pelatihan dan Kaderisasi MUI Kota Tangsel yang diketuai Dr Dimyati Sajari, dan Ketua Bidang PKU KH A. Rozak Sastra.

Menurut Ketua MUI Kota Tangsel KH Saidih, berdakwah harus memperhatikan kondisi jamaah, termasuk waktunya juga harus disesuaikan. Menjadi pendakwah harus memiliki akhlak yang baik. Jangan sampai berbuat tercela kepada istrinya.

“Jadi semuanya harus diperhatikan, sebab tingkah laku seseorang lebih tajam dari pada ucapan. Maka jagalah akhlak bagi siapa saja yang ingin selamat,” pesannya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak menyajikan tema “Retorika Dalam Berdakwah”. Ia menjelaskan, bahwa PKU adalah program unggulan MUI baik di pusat dan di daerah. PKU adalah ikhtiar dalam mencetak kader ulama.

Dirinya berharap seluruh peserta yang hadir mudah-mudahan bisa menjadi ulama. “Ulama adalah orang yang memiliki ilmu baik secara agama dan umum. Sebetulnya PKU yang paling bagus di pondok pesantren. Mulai dari akhlak adab dan komunikasi,” tambah ia.

Para peserta juga dilatih bagaimana berdakwah dengan adab dan etika berdakwah yang disampaikan oleh Dr H Dimyati Sajari.

Selain itu peserta mendapatkan materi tentang dakwah dengan aplikasi media “Aplikasi Media Dalam Berdakwah” yang disampaikan oleh H Azharul Fuad. Para peserta diberikan pelatihan bagaimana cara membuat konten dakwah sesuai dengan perkembangan zaman.(din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya