PANDEGLANG – Warga yang berada di belakang lokasi pembangunan pertokoan di Kampung Cidemang Pasar Utara RT 03 RW 02, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, merasa dirugikan akibat rumahnya tertimpa longsoran tanah.
Meski terjadi longsoran relatif kecil, ke depan jika dibiarkan khawatir akan berdampak lebih parah. Apalagi di musim penghujan seperti saat ini.
“Posisi rumah saya pas di bawah pembangunan toko. Kemarin saja pas seharian hujan, terjadi longsor di atas belakang rumah,” ujar Oman, warga yang rumahnya tepat berada di belakang proyek, Rabu (1/6/2022).
Dirinya khawatir jika terjadi longsor yang lebih besar, apalagi saat ini memasuki musim penghujan. Padahal sejak puluhan tahun ia tinggal di rumahnya belum pernah terjadi longsor.
“Bukan hanya longsor, itu di proyek juga ada kamar mandi yang pembuangan airnya mengalir ke belakang rumah saya. Intinya saya minta segera didam supaya tidak longsor ke rumah saya,” harapnya.
Senada disampaikan anak dari Oman, Odah (46). Kata dia, longsor terjadi malam hari saat ia bersama anaknya tidur.
“Saya minta dirapikan supaya warga tidak jadi korban,” ujarnya.
Sepengetahuannya, proyek pembangunan toko tersebut yang ketiga kali, karena sebelumnya sempat tidak selesai.
“Ini pas pembangunan yang ketiga terjadi longsor dan saya merasa was-was, khawatir longsor lagi,” kata Odah.
Terpisah, keamanan proyek pembangunan toko, Roni mengaku, sudah menerima pengaduan dari warga soal adanya longsoran.
Ditanya pemilik pertokoan, Roni menjelaskan, proyek tersebut milik H Syahrudin dan H Mimi, sedangkan kontraktor pelaksananya dari Tangerang.
Kata dia, sore ini segera diperbaiki dengan memasang bambu di area longsoran.
“Tidak lama juga akan diperbaiki, sementara pakai bambu dulu,” singkatnya.
Dihubungi melalui, pemilik proyek, H Syahrudin mengatakan, akan memberi tahu pengembangnya (kontraktor pelaksana) terkait adanya longsoran.
“Nanti saya kasih tahu pengembangannya, pasti diperbaiki (area longsoran, red) singkat dia.(rie)
















Komentar