oleh

Jokowi: Yang Mau Mudik, Jumlahnya 79 Juta

JAKARTA – Presiden Jokowi meminta masyarakat, agar tidak mempersoalkan syarat wajib booster bagi pemudik Lebaran. Apalagi, membandingkannya dengan event-event lain. Seperti MotoGP Mandalika.

Jokowi menyebut, penanganan mudik Lebaran memang harus dilakukan dengan lebih hati-hati. Karena jumlah orang yang melakukan ritual mudik, tidak sedikit.

“Dari data terakhir yang kita terima, yang ingin mudik itu kurang lebih 79 juta. Ini bukan jumlah yang sedikit. Jangan dibandingkan nanti dengan acara-acara yang lain, misalnya MotoGP yang 60 ribu,” kata Jokowi di sela meninjau obyek wisata Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

“Nggak bisa, 60 ribu dibandingkan dengan 79 juta. Sehingga, penanganannya pun harus hati-hati. Vaksin lengkap harus sudah dikerjakan. Booster juga terus dikejar,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang ingin berwisata pada momen libur Lebaran tahun ini, Jokowi mempersilakan.

Di saat yang sama, Presiden juga mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, selama mudik dan berwisata.

“Tidak masalah. Yang paling penting, saat mudik dan berwisata, jangan lupa protokol kesehatan. Utamanya memakai masker. Kedua, sudah harus vaksin lengkap, ditambah vaksin penguat (booster). Karena ini untuk melindungi kita semuanya. Untuk menjaga kita semuanya,” jelasnya. (AY)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya