oleh

Pria di Lebak Gantung Diri di Tempat Pemotongan Ayam

LEBAK — Pria tanpa identitas ditemukan tewas tergantung tempat pemotongan ayam di Kampung Cibunar Barat, Desa Mekarsari, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Belum ditekahui penyebab pasti tewasnya pria berkaos merah dan celana pendek hitam tersebut. Oleh polisi jasad pria itu telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung.

Informasi yang dihimpun, jenazah pria itu temukan Kamis (17/3/2022) pagi. Saat itu, warga melintas tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat sosok pria yang sedang duduk kaku di tempat pemotongan ayam. Rasa penasaran itu berlanjut warga mencoba mendekati pria berkaos merah itu. Sontak warga kaget. Rupanya pria itu tak bernyawa alias meninggal dunia dengan lilitan seutas tali yang terpasang di lehernya. Tak ambil resiko warga pun melaporkan kejadian itu ke pemerintah desa dan kepolisian.

“Ditemukan sudah meninggal dunia posisi tergantung, saat diperiksa identitas tidak ada. Warga pun tidak ada yang mengenali nya,” kata Usup warga Cibunar melalui telepon selulernya. “Belum diketahui penyebab pastinya, tapi oleh polisi jasad pria tanpa identitas itu telah dievakuasi ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung,” timpanyal.

Kaur Pemerintahan Desa Mekarsari, Mahpudin mengatakan, pria yang ditemukan tewas tergantung di tempat pemotongan ayam itu sudah ditangani pihak kepolisian untuk mencari penyebab pasti tewasnya pria tersebut.

“Motifnya belum diketahui, posisi kaki keduanya nempel di tanah. Apakah pria itu gantung diri atau lainnya saya juga belum tahu. Kebetulan pada malam itu (kejadian) tidak ada yang jaga di tempat pemotongan ayam,” kata Mahpudin.

Kapolsek Maja, Komisaris Polisi (Kompol) Yuhasman membenarkan adanya penemuan mayat yang diduga gantung diri itu. Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan secara pasti motif tewasnya pria yang belum diketahui identitasnya itu. “Betul (ditemukan pria tewas tergantung). Jasadnya sudah dievakuasi guna penyelidikan. Untuk motif dan sebagainya belum bisa disimpulkan karena masih proses pengembangan,” pungkasnya. (BNN/AY)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya