oleh

Tekankan Masyarakatkan Olahraga, Kadispora Kota Tangerang Hadiri Musyawarah Kota KORMI

TANGERANG – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Tangerang, melaksanakan Musyawarah Kota (Muskot) yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Rabu (16/3/2022).

Dalam kesempatan itu, Ketua Bidang Organisasi KORMI Banten, Deny menyampaikan bahwa dalam Musyawarah Kota (Muskot) pertama ini, olahraga harus dimasifkan kepada seluruh masyarakat.

“Harus disosialisasikan,” tegas Deny, di Hotel Lemo, Rabu (16/3/2022).

“Karena jangan sampai kalah dengan KONI, karena kami pun sejajar,” sambungnya.

Deny juga menyampaikan harapan untuk bakal kepengurusan baru agar dipersiapkan managemennya dan harus lebih baik lagi.

“Siapapun yang jadi (memimpin) silahkan harus diatur manajemennya, harus lebih baik lagi,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua KORMI Kota Tangerang periode 2015-2020, Masyudi juga menyampaikan harapan kepada yang akan memimpin selanjutnya yaitu untuk dapat melanjutkan program Kormi mendatang, serta memasyarakatkan kormi.

“Nanti siapa pun yang menjadi Ketua KORMI Kota Tangerang pastinya harus melanjutkan program-program kormi mendatang, kalau perlu pertahankan dan tingkatkan. Memasyarakatkan Kormi,” ujar Masyudi saat diwawancarai awak media, Rabu (16/3/2022).

Dalam kesempatan itu pula, Kadispora Kota Tangerang, Kaonang menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada jajaran pengurus periode Masyudi atas kepengurusannya dalam beberapa tahun sebelumnya.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi di bawah kepemimpinan (eyang) Masyudi, Kota Tangerang meraih deretan prestasi dari tahun ke tahun, dan hal tersebut patut menjadi suri tauladan,” ucap Kaonang.

Sebab, kata Kaonang bahwa olahraga tidak bisa hanya mengandalkan APBD dan APBN. Namun, olahraga dapat terwujud dan lestari sehingga harus ada orang-orang yang peduli untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, sehingga olahraga bisa maju.

“Sebab kita tidak bisa mengandalkan olahraga ini dengan hanya anggaran APBD atau APBN, hanya orang yang peduli memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, olahraga ini bisa maju,” pungkasnya. (SH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya