oleh

Kondisi Terkini Korban Kecelakaan Maut Balikpapan

BALIKPAPAN – Dokter rumah sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan mengungkapkan kondisi terkini para korban kecelakaan maut di turunan wilayah Muara Rampak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Dari Total 13 korban yang dirawat, 12 korban dinyatakan kondisi keadaan baik, dan satu masih kritis.

“Dari 13 pasien yang kita rawat, 12 dalam kondisi baik, hanya luka ringan dan sebagian mengalami patah kaki, namun tidak perlu dilakukan operasi, sedangkan satu korban (MY) masih dalam penanganan intensif karena mengalami luka cukup parah,” ucap Dokter ICU Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan, Hendra Gunawan, saat ditemui detikcom, Sabtu (22/1/2022).

Terkait detail mengenai keadaan MA pengemudi mobil Toyota Calya merah, Hendra menjelaskan saat ini keadaan pasien dalam keadaan baik. Meski pada pasca operasi sempat kritis, keadaan MY berangsur-angsur membaik.

“Iya tadi malam sempat kritis, tapi sekarang sudah baik, sudah bisa kontak dan merespon, tapi masih kita pantau terus,” terangnya.

Selain itu, dalam waktu dekat, pihak dokter berencana akan melakukan operasi lanjutan kepada MA, dikarenakan kondisi tangan kanan MA yang sudah hancur akibat terseret saat kecelakaan terjadi.

“Kalau bisa digerakkan dan pembuluh darahnya ketemu akan kita sambung, namun jika tidak bisa, rencananya akan kita amputasi, tapi dokter masih rundingan dulu, apa bisa di rekonstruksi atau di amputasi,” bebernya.

Terpisah, Kadinkes Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, menerangkan jumlah keseluruhan korban kecelakaan di Balikpapan ada 31 korban. Seluruh korban dirawat di 5 rumah sakit di Balikpapan.

“Total ada 31, 13 korban dirawat di RS Kanudjoso Djatiwibowo, 11 korban di RS Restu Ibu, 3 korban di RSUD Beriman Balikpapan, 2 korban di RS Tentara dan 2 korban di RS Pertamina Balikpapan,” kata Sri.

Mengenai kondisi seluruhnya, Sri menyebut rata-rata para korban mengalami luka di bagian kepala dan bagian tulang rusuk akibat benturan.

“Saat ini ada 5 yang sudah boleh pulang atau rawat jalan, dan sisanya masih menjalani perawatan di masing-masing rumah sakit,” tutup Sri. (NET/AY)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya