JAKARTA – Pebulutangkis sektor ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dikenal sebagai pemain berbakat yang memiliki kehebatan di dunia bulutangkis.
Kevin Sanjaya dikenal sebagai pemain yang kontroversial ketika bertanding dengan tingkahnya yang tengil dan membuat musuh gagal fokus.
Tak hanya tengil, Kevin Sanjaya tentu memiliki kehebatan tersendiri dengan memiliki kecepatan tangan sehingga kerap disebut dengan si tangan petir.
Kariernya selama di bulutangkis dapat terbilang sangat sukses.
Berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon, ganda putra ini mampu menduduki ranking satu dunia terlama.
Namun kesuksesan mereka itu tentunya tak akan selamanya menjadi ganda putra terkuat saat ini. Mengingat Marcus Fernaldi Gideon yang hampir mencapai umur matang tak bisa dipungkiri akan mengakhiri kariernya sebagai pemain bulutangkis.
Lantas Kevin Sanjaya pun sempat dikabarkan akan dipasangkan dengan beberapa pemain Pelatnas di sektor ganda putra.
Teranyar, salah satu pebulutangkis sektor ganda campuran Praveen Jordan pun digadang-gadang akan dipasangkan dengan Kevin Sanjaya.
Ditengah rumor itu, salah satu pewarta di Mixed Zone Piala Sudirman 2021 mempertanyakan langsung kepada Kevin Sanjaya terkait rumor dengan Praveen Jordan.
Menjawab itu, Kevin Sanjaya mengakui dirinya tidak tahu menahu soal rumor tersebut. Apalagi kata Kevin, Ia dan Praveen Jordan tampil di nomor berbeda dan belum samak sekali berpasangan diturnamen apapun.
“Saya tidak tahu akan seperti apa, karena saya belum berpatner dengan dia (Praveen Jordan) di turnamen Internasional,” kata Kevin seperti dilansir dari Badminton Europa beberapa waktu lalu.
“Jadi saya tidak tahu akan seperti apa jika dipasangkan dengan Praveen Jordan,” sambung Kevin.
Tak hanya Praveen Jordan, bahkan Kevin juga sempat dijodohkan untuk berpasangan dengan beberapa pemain hebat, seperti Fajar Alfian dan Rian Ardianto.
Namun siapa sangka, Kevin Sanjaya justru lebih memilih dipasangkan bukan dengan Praveen Jordan, melainkan pebulutangkis muda, Daniel Marthin.
Dipasangkannya Kevin Sanjaya dan Daniel Marthin tersebut pun langsung diamini oleh pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP.
Hal itu terjadi ketika tim Indonesia mencapai babak final di turnamen Piala Thomas 2020 kemarin. Dalam hasil drawing tersebut, terlihat Kevin Sanjaya dipasangkan dengan Daniel Marthin.
Dikutip dari Instagram PBSI, Herry IP mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil atas dasar pertimbangan kebugaran pemain.
Saat itu, pasangan Kevin Sanjaya, Marcus Fernaldi Gideon berada dalam kondisi kurang fit atau tidak prima usai melawan Denmark.
“Kondisi Marcus sudah capek berat. Waktu 24 jam tidak cukup recoverynya. Tenaganya sudah habis. Ibarat mobil, tangki bahan bakarnya mungkin cuma isi setengah. Tidak cukup untuk main final yang menuntut kesiapan stamina yang penuh. Selain itu kakinya juga sudah kurang cepat,” ucap Herry IP.
Herry IP juga menyebut bahwa Kevin Sanjaya pun siap bermain dan Kevin Sanjaya juga memilih sendiri untuk dipasangkan dengan Daniel Marthin. (NET/AY)
















Komentar